KabarMakassar.com — Program hapus tato gratis kembali hadir di Sulawesi Barat (Sulbar). Kegiatan ini digagas oleh Anggota DPRD Provinsi Sulbar, Irfan Pahri Putra, Samaki Selalu community, Lapas Polman dan Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan).
Hapus tato gratis direncanakan digelar di Lapas Kelas II B Kabupaten Polman, pada Minggu, 14 Juni 2026, terkhusus bagi warga binaan pemasyarakatan.
Irfan Pahri yang turut bertindak sebagai panitia pelaksana kegiatan, menyampaikan, jika kegiatan hapus tato gratis yang terselenggara atas kerjasama Samaki Selalu, Yayasan Mahtan dan Lapas Kelas II B Polman diharapkan menjadi solusi bagi warga binaan yang ingin hijrah.
“Mau shalat, mau kerja halal, tapi tato dibadan jadi penghalang, yang selama ini mau wudhu ragu, mau melamar kerja malu sehingga setelah keluar lapas mereka bukan cuma bebas tapi benar-benar jadi manusia baru yang diterima masyarakat dan menjadi manusia yang lebih baik berguna dan bermanfaat untuk orang banyak,” jelasnya, dikutip Selasa (9/6).
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Irfan Pahri Putra, Samaki Selalu Community, serta Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (MAHTAN) atas kepedulian dan kontribusinya kepada warga binaan kami,” ujarnya.
“Program hapus tato gratis ini sangat membantu dan memiliki arti yang besar bagi WBP yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri,” tambahnya.
Pihaknya berharap agar kegiatan ini menjadi motivasi bagi warga binaan pemasyarakatan untuk meninggalkan masa lalu, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat.
Pembina Yayasan Mahtan, dr Muh Ihsan Kitta, turut mengapresiasi kegiatan yang akan di laksanakan di dalam Lapas Polman di mana warga binaan pemasyarakatan banyak yang memiliki tato sehingga dengan hadirnya Mahtan untuk kegiatan hapus tato dalam lapas sangat membantu warga binaan pemasyarakatan.
Diharapkan agar kegiatan yang dilaksanakan di Lapas Polman ini dapat berlanjut kembali dikarenakan menghapus tato dilakukan secara bertahap.














