kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Lantik 91 Pejabat, Syaharuddin Warning Pejabat Baru Jangan Kerja di Atas Kertas

Lantik 91 Pejabat, Syahar Warning Pejabat Baru Jangan Kerja di Atas Kertas
Suasana Pelantikan (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada aparatur sipil negara harus dibuktikan dengan hasil kerja nyata, bukan sekadar menyusun program dan laporan administratif.

Pesan itu disampaikan saat melantik 91 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Sidrap, Kecamatan Maritengngae, Jumat (5/6).

Dalam pelantikan tersebut, Syaharuddin merombak sejumlah posisi strategis dengan menunjuk empat pejabat pimpinan tinggi pratama untuk memimpin organisasi perangkat daerah (OPD).

Mereka adalah Andi Bustanil sebagai Kepala BKPSDM, Sunandar Priyoatmojo sebagai Kepala BKAD, Ishak Kenre sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta Muhammad Aris Yasin sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata.

Selain pejabat eselon II, pelantikan juga mencakup 20 pejabat administrator, 53 pejabat pengawas, sembilan pejabat fungsional, lima pejabat yang dikukuhkan akibat perubahan nomenklatur, serta 15 kepala sekolah. Pada kesempatan yang sama, sebanyak 77 CPNS formasi 2024 resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Syaharuddin menekankan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Keluarkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Saya akan menunggu input dan output kerja saudara-saudara sekalian. Tunjukkan kinerja yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Syaharuddin.

Menurutnya, birokrasi harus bergerak cepat, responsif, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh pejabat diminta menunjukkan profesionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Bekerjalah dengan rajin dan penuh tanggung jawab. Masyarakat menunggu hasil kerja kita, bukan sekadar program di atas kertas,” ujarnya.

Syaharuddin berharap penataan birokrasi yang dilakukan dapat memperkuat efektivitas pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan daerah. Ia juga menargetkan seluruh perangkat daerah mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap.

error: Content is protected !!