KabarMakassar.com — Sebanyak 102 mahasiswa Semester IV Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti kegiatan Kunjungan Lapangan (Kulap) Integrasi di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 4–7 Juni 2026, tersebut mengintegrasikan tiga mata kuliah utama, yakni Biosistematik Tumbuhan, Biosistematik Hewan, dan Biodiversitas.
Pada Jumat (5/6), rombongan mahasiswa Unhas diterima secara resmi oleh Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (BRMP Jestro). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap konsep keanekaragaman hayati melalui pembelajaran langsung di lapangan.
Dalam sambutannya, perwakilan Universitas Hasanuddin, Prof. A. Masniawati, M.Si, menegaskan bahwa kuliah lapangan merupakan sarana penting untuk menghubungkan teori yang diperoleh mahasiswa di ruang kelas dengan kondisi nyata di lapangan.
“Pemahaman mengenai taksonomi, biosistematika, dan biodiversitas akan menjadi lebih komprehensif ketika mahasiswa dapat mengamati langsung objek kajian serta proses pengelolaan sumber daya hayati yang dilakukan oleh lembaga penelitian,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga didampingi oleh sejumlah dosen Departemen Biologi Unhas, yakni Prof. Dr. Ambeng, M.Si., Dr. Juhriah, M.Si., dan Dr. Eddyman W. Ferial.
Sementara itu, pihak BRMP Jestro menyambut baik kunjungan akademik tersebut. Sambutan mewakili institusi disampaikan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BRMP Jestro, Putu Bagus Daroini, S.P., M.Si., yang berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat mahasiswa terhadap riset sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai pengelolaan komoditas buah subtropis di Indonesia.
“Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya melihat, tetapi berinteraksi langsung dengan sistem klasifikasi modern dan pengelolaan plasma nutfah yang ada di balai penelitian berskala nasional,” jelasnya.
Sebelum melakukan observasi lapangan, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti sesi pemaparan mengenai profil dan program penelitian BRMP Jestro yang disampaikan oleh Dr. Buyung Al Fanshuri, M.Sc.
Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai inovasi yang dikembangkan balai, termasuk teknologi perakitan varietas unggul jeruk dan tanaman buah subtropis.
Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke area kebun dan fasilitas penelitian. Mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap berbagai spesies tumbuhan, mencatat karakteristik morfologi, hingga berdiskusi interaktif dengan para peneliti mengenai pola adaptasi dan biodiversitas satwa maupun flora lokal di kawasan berudara sejuk tersebut.
Melalui kegiatan kuliah lapangan terpadu ini, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan laporan komprehensif serta jurnal sains yang dapat memperkaya literatur biodiversitas Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kerja sama antara Universitas Hasanuddin dan BRMP Jestro dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan hayati,” pungkas Prof. A. Masniawati, M.Si.















