KabarMakassar.com — Sebanyak 12 unit armada gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa dan Kota Makassar dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang melanda dua gedung di rumah sakit umum daerah (RSUD) Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat (29/05) siang.
Api berhasil dikuasai petugas dalam waktu sekitar 30 menit.
Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 12.36 WITA. Petugas kemudian langsung bergerak ke lokasi dengan mengerahkan seluruh armada yang tersedia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa, Syamsul Bahri, mengatakan lima unit armada milik Damkar Gowa diturunkan sejak awal penanganan. Namun setelah tiba di lokasi dan melihat kondisi kebakaran, pihaknya meminta bantuan tambahan dari Damkar Kota Makassar.
“Dapat kami laporkan bahwa kami menerima informasi kebakaran itu tepat jam 12.36. sehingga kami kerahkan seluruh armada maupun personil dengan kekuatan penuh,” kata Syamsul Bahri.
“Setelah tiba di lokasi kebakaran, kami melakukan analisa, sehingga kami perlu diback-up oleh teman-teman damkar dari Makassar,” lanjutnya.
Sebanyak tujuh unit armada dari Makassar kemudian diterjunkan untuk memperkuat proses pemadaman. Total personel gabungan yang terlibat mencapai sekitar 50 orang.
Syamsul menjelaskan langkah pertama yang dilakukan petugas saat tiba di lokasi ialah memblokir titik api agar tidak menjalar ke bangunan lain di kawasan rumah sakit. Upaya tersebut dinilai penting untuk mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus menekan risiko kerusakan yang lebih luas.
“Sebenarnya tidak ada kendala di proses pemadaman. Cuma ini langkah awal kami itu yang pertama kita lakukan yaitu memblokir sehingga tidak merembet ke gedung-gedung yang lain,” ujarnya.
Menurut dia, strategi itu membuat kobaran api bisa segera dikendalikan. Setelah api padam, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan dan mengurai material yang terbakar.
“Setengah jam, api sudah dapat kami kuasai. Kemudian setengah jam lagi kami melakukan pendingin, mengurai material-material yang terbakar maupun yang berpotensi akan terbakar,” katanya.
Kebakaran diketahui terjadi di dua gedung rumah sakit, masing-masing pada area perlengkapan dan radiologi. Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting listrik.
Meski sempat memicu kepanikan di lokasi, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.















