KabarMakassar.com — Sekolah Alam Bosowa melaksanakan kegiatan manasik haji dan umroh sebagai bagian dari pembelajaran nilai-nilai Islam kepada peserta didik, Senin (25/5)
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan rukun Islam kelima melalui pengalaman simulasi yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami anak sesuai jenjang usia mereka.
Dalam kegiatan tersebut, lingkungan sekolah disulap menyerupai suasana pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Sekolah menghadirkan miniatur Ka’bah serta beberapa titik area yang didesain menjadi lokasi-lokasi penting dalam rangkaian ibadah haji dan umroh.
Melalui simulasi ini, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga memahami tata cara ibadah secara langsung.
Siswa Sekolah Dasar melaksanakan simulasi haji Qiran dengan mengikuti rangkaian ibadah secara berurutan. Kegiatan diawali dengan ihram dari “Miqat”, kemudian melaksanakan thawaf di area miniatur Ka’bah.
Setelah itu siswa melakukan sa’i antara “Bukit Shafa dan Marwah” yang telah disimulasikan di lingkungan sekolah. Rangkaian dilanjutkan dengan wukuf di “Padang Arafah”, mabit di “Muzdalifah”, melempar jumrah di area “Mina”, tahallul, hingga thawaf ifadah sebagai penutup rangkaian haji.
Sementara itu, siswa PG-TK mengikuti simulasi umroh dengan pendekatan yang lebih sederhana dan menyenangkan. Anak-anak memulai kegiatan dengan memakai pakaian ihram, kemudian melakukan thawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, dilanjutkan sa’i antara Shafa dan Marwah, serta ditutup dengan tahallul.
Guru turut mendampingi setiap proses agar anak-anak dapat memahami makna ibadah dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Fatimah selaku guru Islamic Studies menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu metode pembelajaran praktik yang efektif bagi anak-anak. Melalui manasik haji dan umroh ini, anak-anak dapat mengenal rukun Islam kelima secara langsung melalui pengalaman yang menyenangkan.
“Kami ingin menanamkan nilai ibadah, kesabaran, kedisiplinan, serta semangat spiritual sejak usia dini” ujar Fatimah.
Kegiatan manasik ini disambut antusias oleh para siswa. Dengan suasana pembelajaran yang edukatif dan aplikatif, Sekolah Alam Bosowa berharap peserta didik dapat memahami makna ibadah haji dan umroh sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam sejak dini.















