kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

SAB Percussion Hadirkan Harmoni Budaya dan Kreativitas di Yummi Culinary Carnival

SAB Percussion Hadirkan Harmoni Budaya dan Kreativitas di Yummi Culinary Carnival
Penampilan SAB Percussion Sekolah Alam Bosowa. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Penampilan enerjik SAB Percussion dari Sekolah Alam Bosowa sukses mencuri perhatian pengunjung dalam event Yummi Culinary Carnival yang digelar di Nipah Mall, Kamis (8/5).

Di tengah kemeriahan festival kuliner, para siswa menghadirkan pertunjukan musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya lokal dengan cara yang kreatif dan modern.

Melalui aransemen medley lagu daerah Sulawesi Selatan, SAB Percussion mengajak pengunjung menikmati perpaduan ritme tradisional dan sentuhan perkusi kontemporer. Penampilan semakin menarik karena siswa menggunakan kombinasi alat musik pianika dan instrumen daur ulang seperti ember bekas serta botol kaca bekas yang diolah menjadi sumber bunyi yang unik.

Suara ritmis yang dihasilkan mampu menciptakan suasana meriah di area acara dan mengundang antusiasme pengunjung yang menyaksikan penampilan tersebut. Tidak sedikit pengunjung yang turut bertepuk tangan mengikuti irama musik yang dibawakan para siswa.

Berbeda dari penampilan musik pada umumnya, SAB Percussion menghadirkan pesan tentang pentingnya kreativitas dalam memanfaatkan barang sederhana menjadi karya seni yang bernilai.

Penampilan ini sekaligus menjadi bentuk pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk mengenal budaya daerah sambil mengembangkan keberanian tampil di ruang publik.

Guru seni Sekolah Alam Bosowa, Adi, menjelaskan bahwa penampilan ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar berkolaborasi dan mengekspresikan diri melalui musik.

“Anak-anak belajar bahwa musik bisa hadir dari mana saja, termasuk dari barang-barang yang sering dianggap tidak terpakai” ujarnya.

Partisipasi SAB Percussion dalam Yummi Culinary Carnival menjadi salah satu bentuk komitmen Sekolah Alam Bosowa dalam menghadirkan pendidikan yang aktif, kreatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui musik, siswa tidak hanya belajar tentang nada dan ritme, tetapi juga tentang kerja sama, inovasi, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

error: Content is protected !!