KabarMakassar.com –- Bursa pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, mulai menghangat. Muh. Ikbal, atau yang akrab disapa Daeng Lewa, resmi menyatakan kesiapannya untuk maju mencalonkan diri dalam kontestasi tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Daeng Lewa sebagai bentuk komitmen pribadinya untuk terjun langsung dalam pembangunan desa serta memperkuat fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi warga di tingkat desa.
Saat dikonfirmasi, Daeng Lewa menegaskan bahwa niatnya mencalonkan diri bukan didasari oleh ambisi mengejar jabatan semata, melainkan ada beban moral untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Kareloe.
“Pencalonan ini bukan semata-mata untuk jabatan, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk ikut membangun desa dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Daeng Lewa kepada awak media, Jumat (10/4).
Sebagai salah satu figur yang siap bertarung, Daeng Lewa juga menitipkan pesan penting bagi penyelenggara pemilihan di tingkat dusun.
Ia menekankan agar seluruh tahapan proses pemilihan dilakukan secara transparan dan tanpa intervensi.
“Saya berharap panitia di tiap-tiap dusun harus lebih terbuka, baik secara tahapan-tahapan maupun proses pemilihan. Karena ini pesta rakyat, rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dalam menentukan keterwakilannya di BPD tanpa ada tekanan dari pihak manapun,” tegasnya.
Dengan mengusung semangat baru serta berbekal pengalaman yang dimiliki, Daeng Lewa menyatakan siap bersaing secara sehat dengan kandidat lainnya.
Ia berkomitmen akan bekerja maksimal jika diberikan amanah oleh masyarakat demi mewujudkan Desa Kareloe yang lebih maju dan sejahtera.
Kesiapan Daeng Lewa ini diharapkan dapat memberikan warna baru dalam dinamika demokrasi di tingkat desa, sekaligus memastikan fungsi BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa berjalan secara optimal.













