KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Makassar memperketat pengawasan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan pemantauan langsung di Pasar Terong, Jumat (20/02).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulsel dan Kota Makassar, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait. Rombongan meninjau harga beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, hingga bawang putih, sekaligus berdialog dengan pedagang memastikan stok aman.
Appi menegaskan, langkah ini dilakukan untuk mencegah lonjakan harga menjelang Ramadan, periode yang identik dengan peningkatan permintaan masyarakat.
“Kami ingin memastikan stok tersedia dan harga tetap stabil. Jangan sampai ada kenaikan yang memberatkan warga, apalagi menjelang Ramadan dan HBKN,” ujar Appi.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota akan terus melakukan langkah antisipatif melalui koordinasi dengan distributor dan pemangku kepentingan agar rantai pasok tetap lancar.
“Melalui dinas terkait, pemantauan rutin di pasar tradisional akan terus dilakukan sebagai langkah preventif menjaga kestabilan harga,” katanya.
Sementara itu, Andi Sudirman menyebut keterlibatan lintas unsur dalam pemantauan ini sebagai bentuk sinergi menjaga stabilitas pangan daerah.
“Hari ini kita hadir lengkap bersama Forkopimda dan TPID. Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok relatif stabil. Ada kenaikan di awal Ramadan, tapi masih dalam batas terkontrol,” ujarnya.
Pemerintah berharap pengawasan terpadu ini mampu menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa tekanan lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.
Turut hadir Kapolda Sulsel, Pangdam, Kajati, Kepala Bulog, BPS, KPU, Kapolres, Dandim, hingga Direksi Perumda Pasar.














