KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Perindo Sulawesi Selatan bersiap menggelar pelantikan pengurus sekaligus retret kader sebagai langkah awal konsolidasi menghadapi Pemilu 2029.
Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5–7 Februari 2026 di Hotel Claro Makassar.
Ketua DPW Perindo Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengatakan pelantikan pengurus DPW akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Perindo, Angela Herliani Tanoesoedibjo.
“Kami akan segera dilantik tanggal 5 Februari. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Ibu Ketua Umum,” kata Hayat Gani saat dikonfirmasi, Selasa (27/01).
Ia menjelaskan, struktur DPW Perindo Sulsel saat ini diisi oleh 53 pengurus. Untuk posisi sekretaris diamanahkan kepada Gunawan, pensiunan aparatur sipil negara di Dinas Kehutanan Sulsel, sementara jabatan bendahara dijabat Haswar Ibo.
Selain prosesi pelantikan, DPW Perindo Sulsel juga akan menggelar retret yang diikuti para legislator Perindo serta pengurus DPD kabupaten/kota yang menjabat sebagai ketua dan sekretaris.
“Pelantikan akan dirangkaikan dengan kegiatan retret. Kegiatannya tetap dilaksanakan di Hotel Claro dan diikuti oleh pengurus inti serta para legislator,” ujar Hayat.
Mantan Sekretaris Provinsi Sulsel itu menambahkan, seluruh kepengurusan DPD Perindo di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan telah rampung. Oleh karena itu, retret dinilai penting untuk memperkuat konsolidasi internal dan menyamakan langkah politik menuju Pemilu 2029.
“Pengurus DPD di 24 kabupaten/kota sudah lengkap semua. Setelah DPW dilantik, kami juga akan melanjutkan dengan pelantikan DPD di daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Bendahara DPW Perindo Sulsel, Haswar Ibo, mengungkapkan alasan dirinya bergabung dengan Perindo. Ia menyebut Perindo sebagai partai politik pertama yang diikutinya setelah sebelumnya berkarier di salah satu bank BUMN di Kabupaten Barru.
“Benar, Perindo adalah partai pertama saya. Saya terjun ke politik karena ingin mengubah paradigma politik di Sulawesi Selatan, khususnya di kalangan anak muda,” ujar Haswar.
DPW Perindo Sulsel menargetkan, melalui pelantikan dan retret ini, mesin partai dapat bergerak lebih solid dan terstruktur dalam menyiapkan strategi pemenangan menuju Pemilu 2029.













