KabarMakassar.com — Jembatan di dekat Pasar Sentral Maros, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akan segera dilebarkan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kini menyiapkan pembebasan lahan seluas 1.400 meter persegi sebagai tahap awal.
Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, mengatakan dana bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulsel sebesar Rp8 miliar telah disiapkan untuk proses pembebasan lahan.
“Targetnya selesai tahun ini agar pembangunan fisik bisa segera dimulai,” ujarnya, Selasa (16/09).
Pemetaan lahan yang terdampak dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel bersama Camat Turikale.
Sementara itu, administrasi pembebasan lahan dikoordinasikan dengan Kantor Pertanahan untuk mempercepat pengukuran dan pembayaran ganti rugi.
Muetazim menjelaskan bahwa pembangunan fisik jembatan akan ditangani langsung oleh Balai Jalan.
Jembatan baru tetap akan memiliki ukuran yang sama dengan sebelumnya, yaitu lebar 9,4 meter dan panjang 102 meter.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman telah menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar kepada Pemkab Maros, dengan Rp8 miliar dialokasikan khusus untuk pembebasan lahan jembatan.















