kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Seleksi Ketat, Tujuh Calon Bintara Brimob di Polres Jeneponto Gugur di Rikmin Awal

Seleksi Ketat, Tujuh Calon Bintara Brimob di Polres Jeneponto Gugur di Rikmin Awal
Kabag SDM Polres Jeneponto, Kompol Syahrul Regama, saat memimpin rapat seleksi hasil Rikmin Awal Penerimaan calon Bintara Brimob Polri. (Dok: Ullah)

KabarMakassar.com — Proses penerimaan Bintara Brimob Polri T.A. 2026 di Panbanrim Polres Jeneponto langsung menerapkan standar seleksi yang ketat dan transparan sejak dini.

Pendaftaran online dan verifikasi yang berlangsung pada 10 hingga 18 November 2025, mencatat total 70 pendaftar. Namun, hanya 48 peserta calon Bintara Brimob Polri yang berhak mengikuti tahap Pemeriksaan Administrasi Awal (Rikmin Awal).

Sebagai komitmen awal, pelaksanaan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah telah digelar pada Rabu, 19 November 2025. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kabag SDM Polres Jeneponto, Kompol Syahrul Regama, Kasi Propam, Kasiwas, Tim Dokkes, Peserta dan Orang Tua atau Wali, serta panitia internal dari Dinas Dukcapil Jeneponto, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulsel, dengan Jurnalis.

Kabag SDM Polres Jeneponto, Kompol Syahrul Regama, menegaskan bahwa integritas adalah kunci utama seluruh proses seleksi.

“Kami memastikan bahwa Panbanrim Polres Jeneponto menerapkan prinsip seleksi yang Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis, dan Clear and Clean. Kehadiran orang tua/wali dan unsur pengawas eksternal adalah jaminan bahwa tidak ada celah penyimpangan dalam setiap tahapan,” ujar Kompol Syahrul Regama, Jumat siang (21/11).

Pelaksanaan Rikmin Awal yang digelar pada Kamis, 20 November 2025, di Aula lantai II Polres Jeneponto ini membuktikan ketatnya standar yang diterapkan dalam proses pendaftaran ini.

Ia menyebutkan bahwa dari 48 peserta yang mengikuti Rikmin Awal, hasil rekapitulasi menunjukkan 41 orang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) sementara 7 lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

” Rata-rata calon peserta yang tidak lolos dalam seleksi Rikmin Awal ini didominasi oleh kurangnya tinggi badan, Selebihnya, tempat domisilinya belum memenuhi syarat yang telah ditentukan,” Jelasnya.

Kompol Syahrul Regama menambahkan hasil tersebut menunjukkan bahwa proses seleksi administrasi awal telah dilakukan secara teliti, memastikan hanya peserta yang memenuhi persyaratan formil yang dapat melaju ke tahap berikutnya.

Pihaknya juga memastikan bahwa seluruh tahapan penerimaan Bintara Brimob Polri T.A. 2026 akan terus menerapkan prinsip integritas dan transparansi demi menghasilkan calon anggota Polri terbaik hingga ke tahap seleksi berikutnya.

error: Content is protected !!