KabarMakassar.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menegaskan keseriusannya dalam membangun regenerasi politik berkelanjutan.
Melalui Bidang Kaderisasi Anak Anggota, PKS melantik 20 anak kader menjadi Anggota Madya, sebuah jenjang resmi dalam struktur pembinaan partai.
Langkah ini menjadi bukti nyata upaya PKS menjaga kesinambungan ideologis dan kaderisasi di internal keluarga. Ketua Bidang Kaderisasi Anggota PKS, Kastari, menegaskan bahwa proses pembinaan kader tidak hanya dilakukan melalui kegiatan politik formal, tetapi juga dimulai dari rumah para kader sendiri.
“Regenerasi sejati harus dimulai dari rumah kader. Rumah kader adalah madrasah pertama perjuangan kita. Kemenangan dakwah dimulai dari rumah,” tegas Kastari dalam keterangan, Selasa (21/10).
Ia menambahkan, setiap kader hari ini memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan generasi penerus yang lebih baik.
“Barang siapa menanam kader hari ini, dialah yang akan memetik kemenangan dakwah esok hari. Tidak ada kemenangan tanpa kesinambungan kader,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan kaderisasi internal PKS. Anak-anak kader yang resmi bergabung sebagai Anggota Madya berasal dari beragam latar belakang keluarga dan profesi. Mereka kini akan mengikuti pembinaan rutin meliputi wawasan kebangsaan, kepartaian, dan keagamaan, sebagaimana sistem pengkaderan PKS yang berjenjang dan berkesinambungan.
Salah satu peserta pelantikan, Nusaibah Adillah, putri dari Sirajuddin dan Andi Yustika Mikraj, mengaku bangga bisa melanjutkan jejak orang tuanya di dunia perjuangan partai.
“Saya merasa bangga dan termotivasi untuk meneruskan perjuangan orang tua. Ini bukan sekadar organisasi, tapi wadah untuk belajar tanggung jawab dan pengabdian,” ujarnya.
Sementara itu, Zakiyyah Azizah Putri, anak dari Hartono dan Wahidah Eka Putri yang diketahui menjabat sebagai Bendahara Umum PKS Kota Makassar mengungkapkan rasa syukurnya bisa dilantik secara resmi.
“Bagi saya, ini bukan sekadar pelantikan, tapi langkah awal untuk berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ucapnya.
Momen pelantikan tersebut diakhiri dengan prosesi simbolis berupa pemberian hadiah dari orang tua kepada anak-anak mereka, sebagai bentuk dukungan moral dan komitmen untuk terus mendampingi perjalanan kaderisasi keluarga.













