kabarbursa.com
kabarbursa.com

Sentimen Negatif Tekan IHSG, Purbaya Tegaskan Fondasi Ekonomi Tetap Kuat

Sentimen Negatif Tekan IHSG, Purbaya Tegaskan Fondasi Ekonomi Tetap Kuat
Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati (Dok: Int)

KabarMakassar.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok salah satunya disebabkan karena investor masih belum menaruh kepercayaan penuh terhadap dirinya.

Terlebih, karena saat ini tengah dipicu oleh tekanan sentimen perlambatan ekonomi dan berbagai faktor lainnya.

Ia menyoroti aksi unjuk rasa yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Purbaya mengungkapkan jika hal tersebut membuat sejumlah masyarakat merasakan roda ekonomi tidak menggeliat.

Purbaya menegaskan jika kondisi IHSG yang melemah ketika dirinya dilantik hanya bersifat transisional dan menyatakan bahwa akan segera berbalik arah.

“Dalam seminggu dua minggu, IHSG pasti akan balik. Kalau IHSG anjlok biasa mungkin (investor) merasa takut,” kata Purbaya, dikutip Selasa (09/08).

Walau begitu, Purbaya menekankan mampu menguatkan ekonomi kembali, terlebih dengan pengalaman yang dimilikinya selama belasan tahun.

“Saya 15 tahun lebih di pasar, jadi saya tahu betul bagaimana memperbaiki ekonomi,” tuturnya.

Diketahui, pada jeda sesi Senin (08/09), IHSG masih bertengger di jalur positif dengan kenaikan 0,58 persen ke posisi 7.912. Akan tetapi, pasar mulai resah jelang penutupan saat tersiar kabar tentang pergantian sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih.

Terpantau, IHSG seketika melemah dengan tekanan yang dalam. IHSG pun anjlok 1,28 persen ke posisi 7.766 setelah kehilangan sebanyak 100,49 poin.

Saham yang melemah mencapai 451 saham, kemudian hanya ada 232 saham yang menguat dan 121 saham dalam posisi stagnan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (08/09).

Pengangkatan Purbaya berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86 Tahun 2025.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga melantik sejumlah menteri lain, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Menteri Koperasi, dan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Prabowo menegaskan reshuffle ini dilakukan demi memperkuat tim perekonomian kabinet dalam menghadapi tantangan global dan menjaga stabilitas fiskal ke depan.

error: Content is protected !!