KabarMakassar.com — Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Zulkarnain Paturuni, resmi menyandang gelar doktor dalam bidang Dakwah dan Komunikasi setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Rabu (30/07).
Sidang terbuka yang digelar di gedung Pascasarjana Kampus II UIN Alauddin di Samata, Kabupaten Gowa ini dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana Prof. Abustani Ilyas. Dalam kesempatan tersebut, Zulkarnain dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan nilai akhir 3,99.
Disertasi Zulkarnain mengangkat topik ‘Strategi Komunikasi Politik Partai Demokrat dalam Pemenangan Pilkada Kota Makassar Tahun 2013.’ Ia meneliti secara mendalam proses kemenangan pasangan Moh. Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal (Danny–Ical), yang diusung Partai Demokrat pada Pilkada Makassar 2013 sebuah kontestasi politik yang saat itu diikuti oleh 10 pasangan calon.
Menurut Zulkarnain, keberhasilan pasangan tersebut tak lepas dari strategi komunikasi politik yang efektif dan sistematis. Ia menyebut Partai Demokrat mampu membangun narasi politik yang kuat melalui pendekatan yang ia sebut sebagai combain communication.
“Partai Demokrat mempola penyampaian komunikasi secara terpadu. Dengan strategi combain communication, komunikator mampu menyampaikan pesan yang meyakinkan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” jelas Zulkarnain di hadapan tim penguji.
Ia menjelaskan bahwa strategi ini tidak hanya menonjolkan kepentingan politik partai, tetapi juga membangun empati serta merespons langsung persoalan publik.
“Pesan politik tidak selalu harus menyampaikan kepentingan partai secara gamblang. Yang lebih penting adalah kemampuan untuk hadir dan mengeksekusi masalah riil di lapangan,” tegasnya.
Dalam paparannya, Zulkarnain juga menggarisbawahi peran penting Ilham Arief Sirajuddin (IAS), yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel. Menurutnya, IAS berperan strategis dalam membentuk citra Danny–Ical melalui pendekatan komunikasi yang konsisten dan membumi.
“Meski pada awalnya pasangan Danny–Ical diragukan banyak pihak, Partai Demokrat berhasil mematahkan keraguan itu dan menang satu putaran. Ini tidak terlepas dari kekuatan strategi komunikasi politik yang digunakan,” katanya.
Sidang promosi doktor ini turut disaksikan oleh Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah dan Rektor UIN Alauddin Prof. Hamdan Juhannis. Tim penguji terdiri dari Prof. Abdul Rasyid Masri, Prof. Firdaus Muhammad, dan Dr. Siti Aisyah. Sementara itu, penguji eksternal dihadirkan dari Universitas Hasanuddin, yakni Prof. Muh. Akbar.
Promotor Zulkarnain adalah Prof. Mustari Mustafa, dengan Dr. Arifuddin Tike dan Dr. Rahmawai Haruna sebagai kopromotor.
Keberhasilan akademik Zulkarnain ini sekaligus memperkuat posisi intelektual dan politiknya di tubuh Partai Demokrat, menjelang dinamika politik menjelang Pemilu dan Pilkada serentak 2024–2025.













