KabarMakassar.com — Sebanyak 33 jemaah haji Embarkasi Makassar wafat selama berada di Arab Saudi dan dua orang meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke tanah air.
Dari 33 jemaah haji yang wafat di Tanah Suci, 14 diantaranya berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel).
Berdasarkan data resmi yang diterima dari Ketua Tim Humas Kanwil Kemenag Sulsel, Mawardi Siradj menunjukkan data terbaru sebanyak 33 jemaah Embarkasi Makassar wafat di Arab Saudi dan dua orang wafat dalam perjalanan pulang ke tanah air.
Dua jemaah yang wafat dalam perjalanan pulang ke tanah air yakni Kanjama Supa asal Polewali Mandar Sulbar, meninggal dunia di pesawat 35 menit sebelum mendarat di Makassar.
Selanjutnya, Abdul Rauf Saguni asal Kabupaten Bulukumba Sulsel yang meninggal dunia di Rumah Sakit Tambunan Deli Serdang Sumatera Utara setelah sebelumnya transit dan dirujuk akibat kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan ke Makassar.
“Sampai hari ini jumlah jemaah haji Embarkasi Makassar yang wafat itu 35 orang, 33 orang di Tanah Suci dan dua lainnya wafat dalam perjalanan pulang ke tanah air,” ungkapnya, Selasa (24/06).
Ia menyebut bahwa jemaah yang wafat akibat faktor kelelahan dan penyakit penyerta yang kambuh selama rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Adapun jemaah Embarkasi Makassar yang wafat terdiri dari 15 jemaah asal Sulsel, 2 asal Sultra, 3 asal Sulbar, 2 asal Papua, 2 Papua Barat, 4 Maluku dan 7 Maluku Utara.
Adapun berikut data 14 jemaah haji Embarkasi Makassar asal Sulsel yang wafat selama di tanah suci :
1. Amarah Tayyimah Daman, jemaah kloter 1 berusia 68 tahun asal Kota Makassar Sulawesi Selatan yang wafat di KKHI Mekkah pada 13 Mei 2025 dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae.
2. Rachmat Selamet, jemaah kloter 12 berusia 55 tahun asal Kabupaten Maros Sulawesi Selatan yang wafat di pemondokan pada 15 Mei 2025 dan almarhum telah dimakamkan di Baqi
3. Ambo Bennu Petta Nini, jemaah kloter 3 berusia 62 tahun asal Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan yang wafat di KKHI Mekkah pada 17 Mei 2025 dan almarhum telah dimakamkan di Syarae
4. Sapo apa isi Lili, jemaah kloter 2 berusia 80 tahun asal Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan yang wafat di KKHI Mekkah 19 Mei 2025 dan almarhum telah dimakamkan di Syarae.
5. Nurhaya Binti Palangeang, jemaah kloter 9 berusia 66 tahun asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang wafat di KKHI Mekkah pada 27 Mei dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae.
6. Jamida Lamo Suren, jemaah kloter 32 berusia 86 tahun asal Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan Propinsi yang wafat di KKHI Makkah pada 28 Mei 2025 dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae.
7. Marhawang Abbas Mappa, jemaah kloter 37 berusia 65 tahun asal Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan yang wafat di KKHI Mekkah pada 29 Mei 2025 dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae.
8. Helmi Sumartini Amiar Daus, jemaah kloter 20 berusia 32 tahun asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang wafat di Saudi National Hospital pada 30 Mei 2025 dan almarhum telah dimakamkan di Syarae.
9. Tahalla Basennang Bode, jemaah haji kloter 7 berusia 87 tahun asal Kabupaten Sidrap yang wafat pada 7 Juni 2025 di Makkah dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae
10. Asipah Abdul Kadir, jemaah haji kloter 20 berusia 49 tahun asal Kabupaten Luwu Utara yang wafat pada 12 Juni 2025 di KKHI Makkah dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae.
11. Matta Passa Sapada, jemaah haji kloter 14 berusia 68 tahun asal Kabupaten Bulukumba yang wafat pada 18 Juni 2025 di KKHI Makkah dan almarhum telah dimakamkan di Syarae
12. Andi Narwa Paduai, jemaah haji kloter 31 berusia 78 tahun asal Kabupaten Wajo yang wafat pada 18 Juni di KKHI Makkah dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae
13. M Ramli Mahmud, jemaah haji kloter 40 berusia 63 tahun asal Kabupaten Jeneponto yang wafat pada 23 Juni 2025 di KKHI Makkah dan almarhum telah dimakamkan di Syarae
14. I Nori Lampadong, jemaah haji kloter 31 berusia 79 tahun asal Kabupaten Wajo yang wafat pada 24 Juni 2025 di RS King Faizal Makkah dan almarhumah telah dimakamkan di Syarae













