KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar akan segera meluncurkan program pemasangan instalasi air bersih secara gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Program ini digagas sebagai bentuk komitmen pemenuhan kebutuhan dasar dan pengurangan beban pengeluaran rumah tangga warga.
Kepala Bappeda Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menyampaikan bahwa program tersebut tengah menunggu waktu peluncuran resmi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Pihaknya menargetkan pemasangan sebanyak 2.000 sambungan baru yang akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun 2025.
“Gratis pemasangan instalasi air bersih ini sudah tidak lama lagi akan dilaunching oleh Wali Kota,” ujar Zulkifly, Senin (26/05).
Terpisah, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari prioritas pasangan kepemimpinan dirinya bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.
Menurutnya, selain bersifat sosial, program ini juga akan memperluas jangkauan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar.
“Harus diperhatikan dengan baik supaya bisa mengurangi beban rumah tangga,” kata Munafri.
Pemerintah kota hanya menggratiskan biaya pemasangan awal. Setelah sambungan air bersih terpasang, pelanggan tetap akan dikenakan biaya bulanan sesuai pemakaian air yang tercatat melalui meteran.
“Ketika sambungan sudah terpasang, meteran otomatis akan aktif setiap bulan. Yang digratiskan hanya proses penyambungannya di awal,” jelas Munafri.
Pelaksana tugas Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad, menyebut pihaknya siap mengeksekusi program ini.
Ia mengungkapkan bahwa proses identifikasi calon penerima manfaat sudah dilakukan oleh direksi sebelumnya dan kini memasuki tahap peninjauan ulang untuk memastikan kesiapan masing-masing rumah tangga sasaran.
“Direksi sebelumnya telah menyusun data calon pelanggan. Sekarang tinggal proses peninjauan dan memastikan kesiapan masyarakat penerima,” ungkap Hamzah.
Sebagai tahap awal, program ini akan menyasar lima kecamatan, dengan Kelurahan Barombong di Kecamatan Tamalate sebagai titik perdana pelaksanaan. Di wilayah ini, lebih dari 200 kepala keluarga berpenghasilan rendah telah tercatat sebagai penerima manfaat.
Kriteria penerima meliputi rumah tangga dengan daya listrik rata-rata 400 watt dan belum memiliki sambungan air bersih.
Program ini hanya berlaku untuk pemasangan baru dan diperuntukkan secara khusus bagi keluarga kurang mampu.
Melalui inisiatif ini, Pemkot Makassar berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap air bersih serta memperbaiki kualitas hidup warga di berbagai wilayah kota.













