Indeks

Usai Terpilih jadi Ketua Golkar Sulsel, ini Tugas Pertama IAS dari Bahlil

Usai Terpilih jadi Ketua Golkar Sulsel, ini Tugas Pertama IAS dari Bahlil
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ilham Arief Sirajuddin (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan fokus utama Ilham Arief Sirajuddin (IAS) setelah memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan bukan membahas pencalonan pada kontestasi politik mendatang, melainkan memperkuat konsolidasi internal partai dan meningkatkan perolehan suara Golkar.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel di Makassar, saat menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan penugasan khusus kepada IAS untuk maju sebagai calon anggota DPR RI atau calon Gubernur Sulawesi Selatan.

“Saya pikir sementara target kita adalah konsolidasi, nanti untuk bagaimana meningkatkan suara partai,” kata Bahlil, Sabtu (18/07).

Menurutnya, pengalaman politik IAS menjadi modal penting untuk membawa Golkar kembali berjaya di Sulawesi Selatan. Bahlil menilai IAS telah melewati berbagai jenjang kepemimpinan di Partai Golkar sehingga memiliki bekal yang cukup untuk menjalankan tugas tersebut.

“Saya berharap betul bahwa ilmu pengalaman ketika beliau menjadi pengurus Golkar dari bawah, pernah di AMPI, pernah menjadi Ketua Golkar provinsi, pernah menjadi wali kota, dijadikan sebagai bekal untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di masa lampau,” ujarnya.

Bahlil juga mengingatkan bahwa rekomendasi yang diberikan kepada IAS pada Musda hanya sebagai rekomendasi untuk maju sebagai calon ketua DPD I Golkar Sulsel. Penetapan IAS sebagai calon tunggal, menurutnya, merupakan hasil mekanisme organisasi karena tidak ada kandidat lain yang mendaftar.

“Rekomendasi yang saya kasih ke Kak Aco itu sebagai rekomendasi untuk calon ketua, belum menjadi ketua. Tapi karena yang mendaftar cuma satu calon, ya bukan salah ketua umum dan Partai Golkar,” tutur Bahlil.

Dengan penegasan tersebut, Bahlil memastikan agenda utama kepengurusan baru Golkar Sulsel adalah memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan elektabilitas partai, sementara pembahasan mengenai penugasan politik pada Pilkada belum menjadi prioritas.

Sebelumnya, Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan menetapkan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel periode 2026–2031.

Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.

Penetapan dilakukan dalam sidang pleno Musda XI yang berlangsung di Hotel Claro Makassar.

Sebelumnya, IAS atau yang akrab disapa Aco menjadi satu-satunya bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran hingga dinyatakan memenuhi syarat untuk maju sebagai calon ketua.

Usai ditetapkan, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan pataka Partai Golkar oleh pimpinan sidang dari DPP Partai Golkar, Mustafa Raja, sebagai simbol estafet kepemimpinan DPD I Golkar Sulawesi Selatan.

Mustafa Raja berharap kepemimpinan IAS mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan dan memperkuat organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

“Dengan ini menyerahkan panji-panji kebesaran Partai Golongan Karya kepada Ketua terpilih Ilham Arief Sirajuddin periode 2026–2031, dengan harapan untuk dikibarkan di seluruh pelosok Sulawesi Selatan,” ujar Mustafa Raja.

Menerima amanah tersebut, IAS menyatakan siap mengemban tanggung jawab memimpin Partai Golkar Sulsel selama lima tahun ke depan. Ia menegaskan akan membawa panji Partai Golkar untuk terus berkibar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

“Dengan ini saya menerima pataka panji kebesaran Partai Golkar untuk dikibarkan ke seluruh pelosok Sulawesi Selatan,” kata IAS.

Terpilihnya IAS secara aklamasi menandai dimulainya kepemimpinan baru Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk periode 2026–2031.

Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kekuatan politik Golkar menghadapi agenda-agenda politik pada tahun-tahun mendatang.

error: Content is protected !!
Exit mobile version