KabarMakassar.com — Andi Hadi Ibrahim Baso resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar untuk masa bakti 2025–2030.
Bersama Andi Hadi, sejumlah figur lainnya juga mendapat amanah baru dalam struktur kepengurusan, di antaranya Susi Smita Patusahusiwa sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Sitti Mardiyah sebagai Sekretaris MPD, Muhammad, DRH. Hartono sebagai Sekretaris DPD, Rahmat sebagai Bendahara DPD, Zainab Abdullah sebagai Ketua Bidang Kaderisasi (BK) DPD, Rosnani sebagai Ketua Dewan Etik Daerah (DED), dan Rosnani pula menjabat Sekretaris DED.
Usai menerima kabar terpilihnya, Andi Hadi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kader dan jajaran partai yang telah memberikan amanah tersebut.
“Ini adalah tanggung jawab besar untuk melanjutkan kerja-kerja PKS di Makassar. Target kami jelas, menjadi pemenang di Kota Makassar,” ujarnya, Kamis (14/08).
Andi Hadi menegaskan, kemenangan membutuhkan strategi matang dan persiapan sejak dini. Ia menilai PKS memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat serta memahami pola pikir warga.
Modal ini akan dimanfaatkan untuk membangun program kemasyarakatan yang relevan dan mampu mendorong perolehan suara pada pemilu mendatang.
Ia juga memaparkan enam modal strategis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang menjadi acuan kerja, salah satunya mendorong PKS mengambil alih kepemimpinan di Kota Makassar dengan tetap menjaga kondusivitas daerah.
Langkah itu akan ditempuh melalui kolaborasi lintas partai dan penyusunan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting.
“Yang terpenting saat ini adalah membentuk kabinet yang solid, membersamai teman-teman di internal partai, dan menjalin sinergi dengan partai lain demi pemerintahan kota yang lebih baik,” jelasnya.
Terkait hubungan dengan Pemerintah Kota Makassar, Andi Hadi memastikan PKS akan selalu memberikan dukungan terhadap program-program positif, siapapun wali kotanya.
“Setelah suksesi pilkada, siapapun yang menang, PKS akan tetap mendukung program mulia dan memberikan masukan konstruktif secara baik dan beradab. Kami mendorong agar setiap kebijakan benar-benar terealisasi untuk kepentingan warga,” tutupnya.















