KabarMakassar.com — Pemain asal Brasil, Allano Lima, resmi mengumumkan perpisahan dengan Persija Jakarta setelah hanya semusim memperkuat Macan Kemayoran.
Keputusan berakhirnya kerja sama tersebut disampaikan Allano melalui pesan terbuka yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan itu, pemain berusia 31 tahun tersebut menyampaikan salam perpisahan emosional kepada klub, suporter, dan masyarakat Indonesia.
“Hari ini saya harus menulis salah satu perpisahan tersulit dalam karier saya. Mengenakan seragam Persija Jakarta merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang akan selalu saya simpan di hati selamanya,” tulis Allano yang dikutip dari akun Instagram pribadinya, Senin (1/6).
Kepergian Allano terbilang mengejutkan. Pasalnya, ia tampil cukup impresif sepanjang musim 2025/2026 bersama Persija.
Didatangkan dengan kontrak berdurasi satu tahun, Allano menjelma menjadi salah satu pemain produktif di skuad Macan Kemayoran. Ia mencatatkan sembilan gol dan sembilan assist dari 29 pertandingan.
Dalam pesan perpisahannya, Allano menyampaikan apresiasi besar kepada Persija dan The Jakmania. Menurutnya, dukungan yang diberikan suporter sejak hari pertama membuatnya merasakan ikatan emosional yang kuat dengan klub.
“Sejak hari pertama, saya merasakan semangat dan cinta tanpa syarat yang kalian, para suporter, berikan di setiap pertandingan. Tanpa diragukan lagi, kalian adalah jiwa dari klub ini,” ujarnya.
Allano juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Persija dan masyarakat Indonesia. Ia menyebut perjalanan kariernya di Tanah Air memberikan pengalaman yang tidak akan dilupakan.
Namun, bagian yang paling menyita perhatian dari pesan tersebut adalah pengakuan Allano mengenai keinginannya untuk tetap bertahan bersama Persija. Ia memberi sinyal bahwa keputusan berpisah bukan sepenuhnya berasal dari dirinya.
“Saya pergi dengan kesedihan karena tidak bisa melanjutkan perjalanan ini. Meski keinginan terbesar saya adalah bertahan dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya keputusan akhir tidak berada di tangan saya,” katanya.
Selain berpamitan, Allano juga menyampaikan permohonan maaf kepada The Jakmania karena belum mampu membantu Persija meraih gelar juara Super League.
“Percayalah ketika saya mengatakan bahwa saya selalu memberikan yang terbaik, berjuang dan berkeringat untuk seragam ini hingga detik terakhir, meskipun takdir belum mengizinkan kita mengangkat trofi yang sangat kita impikan,” ujar Allano.
Meski harus meninggalkan Persija dengan rasa kecewa karena gagal mempersembahkan gelar, Allano menegaskan dirinya tetap membawa pulang pengalaman dan pelajaran berharga selama berkarier di Indonesia.
“Terima kasih untuk segalanya, Persija. Terima kasih, Indonesia. Kalian akan selalu menjadi bagian dari diri saya,” tutupnya.















