KabarMakassar.com — Kylian Mbappe resmi mencatatkan sejarah baru bersama Timnas Prancis. Penyerang Real Madrid itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus setelah mencetak dua gol ke gawang Senegal pada laga Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Selasa (16/6) waktu setempat.
Dua gol Mbappe turut membawa Prancis menang 3-1 atas Senegal pada laga pembuka Grup I. Selain Mbappe, satu gol Prancis lainnya dicetak Bradley Barcola, sementara Senegal memperkecil ketertinggalan melalui Ibrahim Mbaye.
Tambahan dua gol tersebut membuat Mbappe kini mengoleksi 58 gol untuk Timnas Prancis. Catatan itu melewati rekor Olivier Giroud yang sebelumnya menjadi pencetak gol terbanyak Prancis dengan 57 gol.
Mbappe menorehkan 58 gol tersebut dari 99 pertandingan bersama Timnas Prancis sejak menjalani debut pada 2017. Pada usia 27 tahun, ia kini berdiri sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah sepak bola Prancis.
Tidak hanya memecahkan rekor gol bersama tim nasional, Mbappe juga semakin mendekati rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Saat ini, ia telah mengemas 14 gol dari 15 pertandingan dalam tiga edisi Piala Dunia, yakni 2018, 2022, dan 2026.
Catatan tersebut membuat Mbappe berada di papan atas daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia. Ia hanya berjarak dua gol dari rekor Miroslav Klose yang masih memimpin daftar top skor sepanjang masa Piala Dunia dengan 16 gol dari 24 pertandingan.
Peluang Mbappe untuk mengejar bahkan melewati rekor tersebut masih terbuka lebar. Prancis masih akan menjalani dua pertandingan fase grup melawan Irak dan Norwegia di Grup I Piala Dunia 2026.
Jika Prancis mampu melaju jauh di turnamen ini, Mbappe memiliki kesempatan lebih besar untuk menambah pundi-pundi golnya. Performa tajamnya pada laga perdana menjadi sinyal kuat bahwa kapten Prancis itu masih menjadi tumpuan utama Les Bleus dalam perburuan gelar dunia.
Kemenangan atas Senegal juga menjadi modal penting bagi Prancis dalam menjaga persaingan di Grup I. Sementara bagi Mbappe, laga tersebut bukan sekadar kemenangan, tetapi juga tonggak sejarah dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Prancis.













