KabarToraya.com — Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung program Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dalam rangka membangun jembatan kembar di Malangngo.
Hal itu di ungkapkan dalam forum rapat Sosialisasi Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Pembangunan Jembatan Kembar Malangngo' Tahun 2022 yang dipusatkan di ruang pola Perkantoran Bukit Marante, Kantor Bupati Toraja Utara, Rabu (23/3).
“Kepada Bapak/Ibu yang memiliki tanah disekitar lokasi pelebaran dengan segala kerendahan hati atas nama Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Bupati Toraja Utara mengucapkan terima kasih kepada dan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan warga sekitar lokasi pembangunan jembatan kembar di Malangngo' yang telah turut mendukung program pemerintah,” pungkasnya.
Ia berharap masyarakat berjiwa besar dan memberikan tanahnya untuk diganti oleh Pemkab.
“Dalam waktu dekat tanah bapak/ibu akan datang dinilai oleh Tim Appraisal dari masyarakat untuk menilai dan turun kedua kalinya menilai tanah bapak/ibu berdasarkan nilai jual objek pajak (NJOP), kemudian penilaian berdasarkan zona nilai tanah (ZNT), harga pasar dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), saya harap "Ta Kamali' Tondokta" untuk membangun daerah ini,” bebernya.
Tidak hanya itu, ia menjelaskan pemerintah tidak setitikpun mau mengambil keuntungan dari masyarakat.
“Usai rapat ini kepada tim, segera buat agenda dan pertemukan tim Appraisal dan masyarakat setempat yang tanahnya terkena pembangunan jembatan kembar di Malangngo' untuk membicarakan nilai jual objek pajak (NJOP), kemudian penilaian berdasarkan zona nilai tanah (ZNT), harga pasar dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Terry Banti mewakili masyarakat sekitar jembatan malangngo' yang tanahnya akan dipakai untuk pembangunan jembatan kembar mengungkapkan seluruh masyarakat disekitar area pembangunan jembatan kembar di Malangngo' kami tidak ada hak untuk menghalangi kegiatan dan program pemerintah, namun kami perlu mengetahui ukuran tanah yang akan diambil, nilai appraisal berapa dan kami ingin tanah kami dibayarkan sesuai asas aturan.
“Kami atas nama masyarakat disekitar lokasi pelebaran dan pembangunan jembatan kembar mendukung program Bapak Bupati demi kepentingan banyak masyarakat,” bebernya.
Dalam kegiatan itu hadir, Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Inf. Amril Hairuman Tehupelasury, Kajari Tana Toraja Erianto L. Paundanan, Wakapolres Torut, Kompol Marthen, Penjabat Sekda Torut, Salvius Pasang, Para Asisten, Para Staf Ahli Bupati, Para Kepala OPD / Kabag terkait, Perwakilan Masyarakat yang terkena pelebaran pembangunan jembatan.













