Indeks
News  

Wali Kota Makassar Minta OPD Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Wali Kota Makassar Minta OPD Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
rapat koordinasi dan evaluasi pemkot Makassar,, Selasa (06/05) (dok ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar menaruh perhatian besar terhadap efektivitas kinerja aparatur dan realisasi program di lapangan. Dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang digelar Selasa (06/05), Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya efisiensi serta fokus pada program prioritas lintas sektor.

Rapat tersebut dihadiri jajaran dari Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa rapat ini digelar untuk menyelaraskan program yang tengah berjalan dan memastikan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami rapat koordinasi sekaligus evaluasi bersama OPD guna untuk menyelaraskan program prioritas di tahun berjalan,” kata Appi.

Dalam arahannya, Appi meminta masing-masing organisasi perangkat daerah untuk memaparkan kegiatan yang telah dirancang dan pelaksanaannya harus berdampak nyata terhadap kebutuhan publik.

Ia menekankan bahwa penggunaan anggaran harus diarahkan ke program-program vital seperti layanan kesehatan dasar, pendidikan berkualitas, dan infrastruktur publik.

“Seperti layanan kesehatan primer, peningkatan kualitas pendidikan, dan perbaikan infrastruktur dasar. Disfungsi program harus segera diatasi demi efektivitas pelayanan publik di Kota Makassar,” tegasnya.

Terkait efisiensi anggaran, Appi mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil penghitungan rasionalisasi dari masing-masing OPD, termasuk di tingkat kecamatan dan kelurahan. Hasil tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran daerah.

“Iya, kita akan bahas anggaran. Kita sedang menunggu hasil hitung-hitungan OPD, termasuk di kecamatan dan kelurahan supaya bisa kita maksimalkan untuk proses itu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap program-program di APBD tengah dilakukan. Program yang dinilai belum siap dijalankan akan dipertimbangkan untuk ditunda atau dialihkan ke tahun anggaran berikutnya.

“Kan ada beberapa yang kemungkinan tidak bisa jalan. Contohnya beberapa pembangunan fisik, kalau kita mau jalankan sekarang apa iya. Misalnya mau bikin bangunan, apakah akan selesai di akhir tahun atau tidak. Lebih bagus anggarkan di APBD Pokok 2026,” tutup Appi.

Dengan langkah tersebut, Pemkot Makassar berharap bisa menjaga keseimbangan fiskal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara merata.

error: Content is protected !!
Exit mobile version