KABARBUGIS.ID — Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) RKPD 2023, di ruang pola Kantor Walikota, Senin (21/3).
Dalam sambutannya, H Pangerang berharap kegiatan musrenbang kota tersebut dapat memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Parepare.
"Kita tentu berharap kegiatan ini mengokohkan kolaborasi antar Pemkot Parepare dengan seluruh pemangku kepentingan sehingga dapat melahirkan solusi dan mampu melahirkan perencanaan yang lebih kreatif, sinergis dan tepat sasaran," kata Pangerang saat membacakan sambutan Walikota Parepare HM Taufan Pawe.
Dia meminta para Kepala SKPD tidak menganggap Musrenbang tingkat Kota itu hanya bersifat seremonial saja.
Melainkan, kata dia, para pemangku kepentingan dapat memberikan pandangan dan kritik yang membangun demi pembangunan Parepare berkelanjutan.
"Musrenbang tingkat Kota yang kita selenggarakan ini merupakan amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dimana proses perencanaan pembangunan dilaksanakan secara bersama-sama antar pemerintah dan seluruh komponen masyarakat," ujar dia.
Dia menyebut masyarakat harus dilibatkan dalam proses pembangunan. Kata dia, masyarakat sebagai Mitra ketiga pemerintah dalam setiap tahapan pembangunan.
"Mulai tahap perencanaan, pelaksanaan sampai ke tahap evaluasi. Hal ini berarti masyarakat tidak lagi dijadikan sebagai objek pembangunan, melainkan juga sebagai subjek pembangunan. Atau dalam kata lain masyarakat dilibatkan dalam proses penentuan arah dan kebijakan," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Pangerang, musrenbang itu dapat melahirkan kebijakan mensejahterakan masyarakat.
"Musrenbang yang kita laksanakan ini merupakan simpul akumulasi dari kegiatan perencanaan yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan, kecamatan. Kemudian disinkronkan dengan perencanaan SKPD Kota Parepare yang menampung aspirasi masyarakat," bebernya.













