KabarMakassar.com — Pengelola beserta seluruh keluarga besar Agrowisata Bontolojong, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Jeneponto, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu pendaki, Ardi Firmansyah, saat melakukan proses pendakian di kawasan Bulu Bialo, Sabtu (7/2).
Atas musibah yang menimpa pria berusia 40 tahun ini, Kepala Desa Ujung Bulu, Mansyur, yang juga mewakili pihak pengelola Kawasan Agrowisata Bonto Lojong, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam.
Bagi Mansyur, setiap pendaki bukan hanya sekadar pengunjung, melainkan bagian dari keluarga besar pecinta alam di Bumi Turatea.
“Kami keluarga besar Agrowisata Bonto Lojong menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kami, Ardi Firmansyah. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan,” tutur Mansyur dengan nada pilu saat dikonfirmasi pada Sabtu malam.
Ia mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut berawal saat warga BTN Minasa Upa Blok M 14 Nomor 18, Kota Makassar ini berangkat bersama dua orang rekannya, Suryatman dan Arman.
Berdasarkan catatan resmi pihak pengelola, rombongan almarhum tiba di Basecamp (BC) pada pukul 10.20 WITA. Setelah melewati prosedur pengecekan logistik dan registrasi, rombongan mulai menanjak pada pukul 10.40 WITA.
Namun, ditengah perjalanan yang semula direncanakan untuk menikmati keindahan alam tersebut berubah menjadi duka saat korban mencapai Pos 4. Di titik itulah, Takdir berkata lain, Ardi dilaporkan tak sadarkan diri hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.
Mansyur menegaskan bahwa tragedi ini menjadi duka kolektif bagi komunitas pendaki dan pengelola wisata alam di Kabupaten Jeneponto.
Kejadian ini menjadi pengingat berharga tentang betapa krusialnya aspek kesehatan, keselamatan, dan kewaspadaan dalam aktivitas di alam liar.
“Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi kami semua. Ini adalah pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam setiap aktivitas di alam. Atas nama pengelola dan seluruh keluarga besar Agrowisata Bonto Lojong, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, ungkapan simpati terus mengalir bagi almarhum yang dikenal sebagai sosok pecinta alam tersebut.
