KabarMakassar.com — Warga kampung Birangloe, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan lanjut usia (lansia) di dalam rumah.
Sosok tersebut merupakan perempuan lanjut usia (Lansia) bernama Sitti Daeng Sompa, yang diperkirakan berusia 80 tahun. Sompa ditemukan oleh keluarganya sendiri dalam kondisi tergeletak di dalam rumahnya.
Sontak saja, warga sekitar yang mendengar info tersebut langsung menyerbu tempat kejadian perkara (TKP). Diperkirakan, perempuan berusia 80 tahun ini sudah meninggal sejak dua hari yang lalu karena kondisinya sudah membengkak.
“Kayaknya sudah dua hari meninggal karena terakhir korban kelihatan di hari Jumat lalu,” ucap warga dilokasi kejadian, Minggu (22/6).
Atas penemuan ini, keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polisi. Tak lama kemudian, Tim Identifikasi Polres Jeneponto tiba dilokasi dan langsung melakukan olah TKP.
Kendati demikian pihak berwenang belum berani memastikan apa penyebab sehingga Sompa meninggal dunia.
Berselang kemudian, Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan juga tiba dilokasi untuk melakukan pengecekan.
Ternyata, kedatangan AKBP Widi Setiawan bukan untuk melakukan proses identifikasi terhadap jasad korban, melainkan ikut prihatin dengan kondisi yang dialami Sompa.
Keprihatinan ini muncul, saat Kapolres Jeneponto mengetahui bahwa Sompa selama hidupnya mengalami keterbatasan ekonomi dan tinggal di gubuk tua.
“Tolong pemerintah setempat termasuk Bhabinkamtibmas perhatikan warga, apalagi yang kurang mampu,sampaikan ke saya,”harap Kapolres.
“Inilah fungsinya Lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, yang penting pemerintah setempat jalan dulu, cari tahu kendalanya dimana ngomong, dampingi saya kesana, karena jika nunggu dari kabupaten itu lama sebab ngurusin satu kabupaten,”tutupnya.
