KabarMakassar.com — Tim gabungan kembali melakukan pencarian korban yang hilang akibat nekat menerobos banjir di Jeneponto.
Kasi Kedaruratan BPBD, Mus Muliadi mengatakan, Tim SAR BPBD Jeneponto dan Basarnas sementara menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian korban.
"Fokus pencarian pada Selasa ini direncanakan seperti lokasi sebelumnya yaitu aliran sungai yang diduga hilangnya korban," ujarnya kepada KabarMakassar.com, Selasa (22/02).
Ia menambahkan, jika korban belum ditemukan hari ini, pencarian akan diperpanjang hingga seminggu kedepan.
"Kita akan melakukan pencarian sesuai dengan Protap selama tujuh hari," sebutnya.
Untuk proses pencarian korban, Tim SAR gabungan menerjunkan sejumlah personil dibantu warga setempat.
"8 orang. Semua yang merupakan tim SAR gabungan. Iya jika mereka sempat hanya kami tim SAR gabungan tetap akan memintai keterangan, terutama saksi yang melihat terakhir kali pada saat motornya mati mesin dan nekat terobos banjir," terang Mus Muliadi.
Mus Muliadi menyebutkan, Tim SAR Gabungan bahkan menurunkan sejumlah alat agar proses pencarian korban lebih mudah.
"Tim SAR gabungan menurunkan semua alat safety untuk personal pada saat melakukan operasi SAR saat ini ditambah 1 unit perahu karet," tukasnya.