KabarMakassar.com — Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jeneponto resmi merilis jadwal pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) tahun 2026. Sebanyak 32 jemaah asal Bumi Turatea dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada pertengahan Mei mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jeneponto, H. Mukti Ali DL, menjelaskan bahwa jemaah Jeneponto tergabung dalam Kloter 31 Embarkasi Makassar.
Namun sebelum diberangkatkan, rencananya, jemaah akan menjalani masa karantina singkat sebelum terbang ke Arab Saudi.
“Untuk Jeneponto, jemaah masuk asrama haji pada tanggal 12 (Mei). Kemudian dijadwalkan berangkat pada tanggal 13 pukul 23.45 WITA melalui Kloter 31 Embarkasi Makassar,” ujar H. Mukti Ali kepada Tim Kabarmakassar.com, Selasa sore (31/3).
Pada musim haji tahun ini, calon jemaah haji (CJH) Jeneponto tidak berangkat sendiri dalam satu pesawat. Mereka akan bergabung dengan jemaah dari dua kabupaten lain di Sulsel serta satu provinsi dari wilayah timur Indonesia.
Ia juga merincikan bahwa bahwa komposisi Kloter 31 Embarkasi Makassar terdiri dari calon jamaah haji Kabupaten Bone berjumlah 246 orang. Sedangkan CJH Kabupaten Jeneponto berjumlah 32 orang ditambah tim medis dan pengawas. Sementara Kabupaten Maros berjumlah 40 orang terakhir ada Provinsi Papua dengan jumlah 69 orang
Terkait situasi geopolitik di Timur Tengah yang saat ini tengah memanas akibat konflik antara Garda Revolusi Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, ia menyebut bahwa berdasarkan informasi dari Wakil Menteri Haji dan Umrah, kondisi di Arab Saudi saat ini masih dinyatakan aman dan lancar bagi seluruh jemaah haji asal Indonesia.
“Insyaallah menurut penyampaian Wakil Menteri, tahun ini kondisinya masih aman dan dijamin bagi jemaah Indonesia. Namun, kita tetap memantau informasi terbaru karena pemberangkatan kloter pertama secara nasional baru dimulai tanggal 22 April nanti,” jelasnya.
Sebagai informasi tambahan, pemberangkatan perdana untuk Embarkasi Makassar (Ujung Pandang) akan dimulai oleh jemaah asal Kabupaten Soppeng.
“Kloter pertama itu jemaah Soppeng sebanyak 387 orang. Mereka masuk asrama tanggal 21 April 2026 dan terbang pada 22 April pukul 02.00 WITA dini hari,” pungkas Mukti Ali.
Disisi lain, pihaknya juga terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas terkait guna memastikan seluruh tahapan pemberangkatan berjalan lancar meski di tengah dinamika global yang terjadi.













