kabarbursa.com
kabarbursa.com

Tak Terbendung, Messi Koleksi 17 Gol di Piala Dunia

Tak Terbendung, Messi Koleksi 17 Gol di Piala Dunia
Kapten Argentina Lionel Messi, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Timnas Argentina memastikan langkah ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Austria dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup J di Dallas Stadium, Selasa (23/6) dini hari WIB.

Namun, kemenangan tersebut menjadi panggung bagi Lionel Messi yang mengukir sejarah baru di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Kapten La Albiceleste resmi menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra setelah mencatatkan gol ke-17 sepanjang penampilannya di putaran final. Catatan itu membuat Messi melampaui rekor milik legenda Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya bertahan dengan koleksi 16 gol.

Laga melawan Austria tidak berjalan mulus bagi sang megabintang. Kesempatan mencetak sejarah sebenarnya datang lebih cepat ketika Argentina mendapatkan hadiah penalti pada awal pertandingan. Namun, eksekusi Messi gagal membuahkan gol setelah bola melenceng dari sasaran.

Beberapa menit kemudian, peluang emas kembali hadir. Messi yang berhadapan langsung dengan penjaga gawang Austria, Alexander Schlager, mencoba menuntaskan peluang dengan cungkilan khasnya. Akan tetapi, Schlager mampu membaca arah bola dan menggagalkan upaya tersebut.

Meski dua kesempatan awal terbuang, Messi tidak kehilangan ketenangan. Argentina terus menekan pertahanan Austria hingga akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-38.

Gol bersejarah itu lahir dari rangkaian serangan yang dibangun Thiago Almada dari sisi kiri lapangan. Setelah bekerja sama dengan Facundo Medina, bola kemudian diarahkan ke jalur pergerakan Messi yang datang dari lini kedua. Tanpa kawalan ketat, pemain veteran itu melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut bawah gawang yang tidak mampu dijangkau Schlager.

Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan sekaligus mengantar Messi berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Argentina semakin nyaman mengendalikan permainan setelah unggul. Pada babak kedua, Messi kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan 2-0 bagi tim asuhan Argentina.

Hasil tersebut membuat Argentina mengamankan tiket ke fase gugur lebih awal. Namun, perhatian publik dunia tertuju pada pencapaian individu Messi yang kembali menambah daftar panjang rekor dalam kariernya.

Sebelum menghadapi Austria, Messi sudah lebih dulu menyamai catatan Klose saat mencetak hattrick pada laga pembuka melawan Aljazair. Koleksi 16 gol kala itu membuatnya sejajar dengan mantan striker Jerman tersebut.

Hanya dalam satu pertandingan berikutnya, rekor yang bertahan selama bertahun-tahun akhirnya berhasil dipatahkan. Messi tidak hanya melewati Klose, tetapi juga memperlebar jarak dengan para pencetak gol legendaris lain yang pernah tampil di ajang Piala Dunia.

Pencapaian terbaru ini menjadi pelengkap perjalanan luar biasa Messi di kompetisi empat tahunan tersebut. Setelah membawa Argentina meraih gelar juara dunia pada edisi 2022 di Qatar, ia kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia.

Status sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia semakin memperkuat posisi Messi dalam perdebatan mengenai pemain terbaik sepanjang masa. Namanya selama ini kerap disejajarkan dengan legenda-legenda besar seperti Diego Maradona, Pele, hingga Cristiano Ronaldo.

Kini, di usia yang mendekati empat dekade, Messi kembali membuktikan dirinya masih mampu tampil menentukan di level tertinggi. Saat banyak pemain seusianya telah meninggalkan panggung utama sepak bola, ia justru terus menambah koleksi rekor yang sulit ditandingi generasi berikutnya.

Di Dallas, Messi tidak hanya membawa Argentina meraih kemenangan. Ia juga memastikan namanya kembali tercatat dalam lembaran paling penting sejarah Piala Dunia.

error: Content is protected !!