KabarMakassar.com, Makassar — Luapan air Sungai Suso di Kecamatan Bajo Barat merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (2/4).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Alamsyah menyebut luapan air Sungai Suso terjadi akibat intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Bajo sehingga mengakibatkan tingginya debit air.
Diketahui, air mulai merendam pemukiman sekitar pukul 17:00 WITA kemarin dan sejumlah warga yang tinggal di bantaran sungai mulai mengevakuasi diri. Selain itu, luapan air sungai yang merendam Kecamatan Bajo Barat mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah warga dan putusnya jembatan penghubung antar desa.
"Air merendam pemukiman masyarakat bermula pada pukul 17:00 WITA sehingga masyarakat yang berada di daerah bantaran bibir sungai bersiap untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman dikarenakan sebagian rumah warga telah tergerus serta jembatan penghubung antar desa", ungkapnya, Minggu (02/04)
Tak hanya itu, Kecamatan Suli juga ikut terdampak banjir dengan tinggi air mencapai lutut orang dewasa akibat banjir kiriman luapan air sungai.
Terdapat dua desa di Kecamatan Suli yang terdampak yakni Desa Cimpu dan Desa Malela.
"Berdasarkan informasi, Desa Cimpu dan Desa Malela Kecamatan Suli mulai terendam banjir", pungkasnya
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo menyebut pihaknya telah menyiapkan bantuk logistik berupa sembako dan kebutuhan lainnya.
Meski begitu, pihaknya masih akan mengecek penyaluran bantuan tersebut.
"Bantuan logistik sudah kami siapkan sebagai bufferstok. Saya coba cek, biasanya langsung diserahkan di posko pengungsi oleh BPBD kabupaten", jelasnya














