KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melaksanakan kegiatan Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat Kabupaten Jeneponto.
Acara ini berlangsung di Aula DPPKB Jeneponto dan dibuka secara resmi oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, Rabu (15/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemendukbangga/BKKBN untuk mencapai target pembangunan keluarga berkualitas di Jeneponto. Acara dihadiri oleh perwakilan Kemenduk Bangga/BKKBN, Daeng Masiga, serta Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa/Lurah, dan Penyuluh KB.
Dalam laporannya, Kepala DPPKB, St. Meriam, menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar beberapa desa/kelurahan sebagai lokus pengembangan Kampung KB tahap pertama.
Sementara itu, Bupati Paris Yasir dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kinerja DPPKB Jeneponto, termasuk pencapaian peringkat pertama se-Sulawesi Selatan dalam pekan Edukasi GENTING (210%) dan capaian Akseptor KB pada WCD (117%).
“Pertahankan dan tingkatkan terus kinerja ini, khususnya dalam pencegahan keluarga beresiko stunting,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa kualitas keluarga ditentukan oleh kesejahteraan dan penanganan kehidupan sosial yang komprehensif. Salah satu aspek yang ditekankan adalah pencegahan perkawinan usia dini.
“Mencegah perkawinan usia dini itu penting. Harus siap fisik dan mental agar kita bisa mencegah kelahiran anak yang tidak normal dan berisiko stunting,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya aspek perencanaan. Ia menginstruksikan perlunya ‘road map’ atau peta jalan yang jelas agar tujuan program Kampung KB dapat tercapai secara maksimal dan terintegrasi, melibatkan seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk senantiasa mendukung penuh dan melaksanakan program Kampung KB secara kolaboratif demi terwujudnya keluarga Jeneponto yang berkualitas dan sejahtera.














