KabarMakassar.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpeluang menjangkau anak-anak Indonesia yang bersekolah di luar negeri.
Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengkaji kemungkinan penerapan program tersebut di Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan gagasan tersebut muncul setelah dirinya mengunjungi Sekolah Indonesia Jeddah yang menampung lebih dari seribu anak pekerja migran Indonesia.
Menurut Dadan, sekolah tersebut memiliki sekitar 1.081 siswa yang sebagian besar merupakan anak-anak pekerja migran. Ia menilai program MBG dapat menjadi dukungan penting bagi tumbuh kembang sekaligus masa depan mereka.
“Di Sekolah Indonesia Jeddah terdapat sekitar 1.081 anak pekerja migran yang menempuh pendidikan. Saya melihat ini program yang baik karena bisa memberi harapan masa depan yang lebih baik bagi mereka,” ujar Dadan, dikutip Selasa (2/6).
Dalam kunjungannya, Dadan disambut ratusan siswa dan puluhan tenaga pendidik. Ia mengaku menerima aspirasi langsung dari para siswa yang berharap dapat merasakan manfaat program MBG seperti yang saat ini berjalan di Indonesia.
“Mereka secara spontan menyampaikan keinginan untuk menikmati program yang saat ini sudah dirasakan teman-teman mereka di Indonesia,” katanya.
Meski demikian, rencana tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Dadan menyebut hasil kunjungan dan usulan tersebut akan lebih dulu dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan arahan.
Ia juga membuka kemungkinan Sekolah Indonesia Jeddah menjadi proyek percontohan penerapan MBG bagi komunitas pekerja migran Indonesia di luar negeri.
“Nanti akan kami laporkan kepada Presiden apakah memungkinkan dibentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Sekolah Indonesia Jeddah. Jika berjalan baik, model ini bisa menjadi pilot project untuk wilayah lain yang memiliki banyak pekerja migran Indonesia, termasuk di Malaysia,” tukasnya.















