KabarMakassar.com — Penyelenggaraan Festival Ramadan Bangkit Vol. 2 di Lapangan Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, terbukti menjadi angin segar bagi roda ekonomi kerakyatan.
Sejak resmi dibuka oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, pada Sabtu (21/2) lalu, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melaporkan lonjakan pendapatan yang signifikan.
Salah satu pelaku UMKM, Saidar, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme pengunjung yang luar biasa. Pemilik usaha Coto Bakar ini mengaku bahwa rata-rata dagangan di berbagai tenant ludes terjual setiap harinya.
“Alhamdulillah, kami buka dari pukul 16.00 hingga 22.00 WITA dan banyak dagangan sudah habis sebelum waktunya. Omzet rata-rata bisa menembus jutaan rupiah per hari,” ujar Saidar dengan wajah sumringah. Kamis (26/2).
Menurutnya, pemilihan lokasi di Lapangan Pantai Seruni tahun ini sangat tepat. Arus pengunjung yang berjalan kaki membuat intensitas pembeli untuk berhenti dan berbelanja jauh lebih tinggi dibandingkan lokasi sebelumnya.
Festival yang melibatkan 80 tenant UMKM dari berbagai sektor ini dipandang Saidar sebagai ruang strategis. Baginya, momen 25 hari ke depan adalah kesempatan emas untuk memperkuat jejaring bisnis.
“Ini bukan hanya soal mencari untung harian, tapi juga ruang promosi dan memperluas relasi bisnis. Kami sangat bersyukur Pemerintah Daerah memberikan ruang representatif seperti ini bagi kami,” tambahnya.
Meski keuntungan meningkat, Saidar mengingatkan rekan-rekan sesama pedagang untuk tidak terlena. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah yang telah memfasilitasi tempat.
“Pemerintah sudah beri ruang, maka tugas kita menjaga kebersihan lapak masing-masing. Jangan sampai sampah merusak kenyamanan pengunjung,” tandasnya.
Antusiasme warga yang memadati Pantai Seruni menjadi bukti nyata bahwa Festival Ramadhan Bangkit Vol. 2 bukan sekadar ajang hiburan, melainkan motor penggerak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Bantaeng.
