KabarMakassar.com — Aksi teror geng motor kembali memakan korban di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Seorang pelajar SMA berinisial RUI (15), warga Kalampa, menjadi korban panah busur oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Jumat (17/7) sore.
Nahas, satu batang besi jenis anak panah (busur) tertancap di paha sebelah kanan remaja tersebut saat dirinya tengah dalam perjalanan pulang menuju ke rumahnya.
Insiden ini terjadi di sekitar Jalan Sonrong, Kelurahan Sompu Raya, Kecamatan Pattallassang. Korban yang baru saja keluar dari lingkungan sekolah tiba-tiba berpapasan dengan sekelompok pemuda yang berkendara secara ugal-ugalan.
Pamapta 1 SPKT Polres Takalar, Ipda Mohammad Rasyidi, membenarkan adanya laporan mengenai seorang pelajar yang menjadi korban busur oleh orang tak dikenal.
“Setelah kami menerima laporan bahwa telah terjadi tindak pidana penganiayaan, adanya korban kena mata busur sementara pulang sekolah menuju ke rumahnya. Namun di tengah perjalanan, korban bertemu dan berpapasan dengan sekelompok orang menggunakan kendaraan bermotor roda dua,” ungkap Ipda Mohammad Rasyidi
Berdasarkan keterangan awal, pelaku berjumlah sekitar 10 orang yang mengendarai beberapa sepeda motor. Tanpa alasan yang jelas, saat berpapasan dengan korban, salah satu anggota geng motor tersebut langsung melepaskan anak panah dari ketapelnya.
“Ada sekitar 10 orang dan semuanya pakai motor berpapasan dengan korban, serta tiba-tiba sekelompok geng motor melepaskan anak panah langsung mengenai paha korban,” pungkasnya.
Usai melepaskan anak panah yang mengenai paha korban, kelompok geng motor tersebut langsung melarikan diri. Sementara itu, korban yang kesakitan langsung dievakuasi warga dan kerabat ke rumah sakit terdekat.
Saat ini, RUI tengah menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Padjonga Daeng Ngalle Takalar untuk penanganan medis lebih lanjut serta menunggu tindakan operasi dari tim dokter guna mencabut mata busur yang tertancap.
Pihak kepolisian memastikan tidak akan tinggal diam atas kejadian ini. Saat ini, Satuan Reskrim Polres Takalar telah berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Pattallassang untuk melakukan pengejaran dan memburu komplotan geng motor yang telah meresahkan warga serta menyerang pelajar tersebut.













