kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sengketa Warisan Berujung Maut di Mamuju, Seorang Pria Tewas Dibacok

Sengketa Warisan Berujung Maut di Mamuju, Seorang Pria Tewas Dibacok
Pelaku pembacokan beserta barang bukti saat di amankan pihak Kepolisian(dok:ist)

KabarMakassar.com — Sengketa warisan berakhir tragis di Dusun Talaki, Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Seorang pria bernama Kamaruddin alias Kama (51) tewas akibat luka bacokan pada Senin (1/12) sekitar pukul 14.10 WITA.

Peristiwa tersebut dilaporkan warga ke pihak kepolisian. Menerima laporan, personel Polsek Kalukku bersama piket Reskrim Polresta Mamuju langsung menuju lokasi kejadian.

Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, membenarkan insiden penganiayaan berat yang menewaskan korban.

“Benar. Di TKP, gabungan personel Polsek Kalukku dan Satreskrim berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial BR (62) serta mengevakuasi korban ke puskesmas. Namun setibanya di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ujar Iptu Makmur.

Berdasarkan keterangan awal, pertikaian dipicu oleh sengketa warisan terkait kepemilikan lahan. Kejadian bermula saat pelaku BR sedang mengambil bambu di area yang diyakini sebagai milik orang tuanya. Korban datang ke lokasi dan menegur pelaku, melarangnya mengambil bambu tersebut.

Setelah pelaku meminta korban pergi, korban justru membalas dengan menyebut pelaku “rakus”, sehingga memicu emosi. Ketegangan meningkat ketika korban memukul pelaku menggunakan rumput menjalar.

“Pelaku kemudian membalas dan menyerang korban menggunakan sebilah parang. Pengakuannya, ia melakukan tebasan sebanyak dua kali, mengenai leher dan kepala korban,” jelas Kapolsek.

Usai kejadian, terduga pelaku BR beserta barang bukti berupa parang telah diamankan di Polsek Kalukku. Selanjutnya, pelaku akan dibawa ke ruang Satreskrim Polresta Mamuju untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Polresta Mamuju mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan setiap permasalahan hukum kepada aparat berwenang guna menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

error: Content is protected !!