KabarMakassar.com – Memasuki bulan suci Ramadan, pemerintah Provinsi Sulsel melalui Satpol-PP melakukan peningkatan pengamanan.
Kepala Satpol-PP Sulsel, Mujiono mengaku pihaknya menurunkan personel dua kali lipat untuk patroli siang dan malam.
"Kita tetap melakukan pengamanan selama bulan Rama turun patroli siang dan malam. Terpadu dengan Satpol PP kota dan Dishub Provinsi," kata Mujiono, Jumat (01/04) kemarin.
Alasan meningkatkan pengamanan, lanjut Mujiono karena hampir di setiap bulan Ramadan kerap terjadi kekerasan antar remaja dan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat agar dapat saling menghargai keberagaman agama di Sulsel.
"Di bulan Ramadan warga ada yang bandel-bandel paling tidak kita tekan dengan edukasi jangan sampai bulan Ramadan digoreng dengan kegiatan yang tidak bermanfaat," tuturnya.
Terkait warung yang masih buka di bulan Ramadan kata Mujiono tidak diperbolehkan.
"Kalau pun mau buka nanti setelah beberapa hari jelang lebaran. Kecuali baru awal puasa langsung buka itu tidak boleh. Kan puasa itu butuh sosialisasi," jelas dia.
Terkait aturan warung yang buka di bulan suci Ramadan, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman angkat bicara, ia mengatakan tidak akan mengeluarkan surat terkan, ia berharap masyarakat bisa salling menghargai.
"Puasa Ramadan itu sudah dilakukan setiap tahun selama satu bulan full, jadi masyarakat harus saling menghargai saja," pungkasnya.














