KabarMakassar.com — Tragedi kebakaran di Gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/08) lalu, meninggalkan duka mendalam bagi dunia birokrasi.
Salah satu korban yang gugur dalam insiden tersebut adalah Plt Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah bernama Saiful Akbar, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal tekun dan berdedikasi hingga akhir hayatnya.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa negara tidak akan tinggal diam dalam menghadapi peristiwa ini. Ia memastikan bahwa seluruh hak-hak ASN yang gugur dalam menjalankan tugas, khususnya Saiful Akbar, akan diberikan sepenuhnya kepada keluarga.
“Sebagai Kepala BKN, saya mewakili seluruh komponen ASN di Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam, khususnya kepada keluarga almarhum Saiful Akbar. Beliau adalah teladan ASN yang mengabdi dalam kondisi apapun, dan negara akan memberikan penghargaan sepantasnya atas dedikasi itu,” ujar Zudan, Minggu (31/08).
Zudan menjelaskan, pemerintah bergerak cepat melalui BKN, Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, dan PT Taspen untuk memastikan hak-hak keluarga korban terpenuhi.
“Kami telah menerbitkan pertimbangan teknis terkait pensiun janda atau duda bagi ASN yang meninggal dalam insiden ini. Untuk almarhum Saiful Akbar, pemerintah memberikan kenaikan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi. Selain itu, keluarganya juga berhak atas pensiun anumerta sebesar 72 persen dari dasar pensiun yang semestinya diterima,” ungkapnya.
Tak hanya itu, lanjut Zudan, negara juga menanggung santunan kematian kerja, uang duka, biaya pemakaman, hingga bantuan beasiswa untuk anak yang ditinggalkan.
“Total hak keuangan yang diberikan kepada keluarga Saiful meliputi tiga komponen penting, yaitu pensiun anumerta, santunan, dan jaminan pendidikan. Semua ini adalah bentuk nyata bahwa negara hadir dan menghargai pengabdian ASN yang gugur dalam tugas,” jelasnya.
Bagi lingkungan kerjanya, Saiful adalah sosok sederhana dan selalu siap menjalankan amanah. Kini, meski raganya telah tiada, namanya tercatat dalam barisan ASN yang mendapat penghargaan anumerta dari negara.
“Saiful Akbar akan selalu dikenang, bukan hanya sebagai korban, tetapi sebagai abdi negara yang hingga akhir hayat tetap memegang teguh tanggung jawabnya,” tutup Zudan.
