KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (16/7).
Terjadinya penguatan rupiah itu muncul di tengah aksi jual dolar oleh pelaku pasar global.
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengalami apresiasi sebesar 0,03 persen atau menguat ke posisi Rp18.055 per dolar AS.
Dengan adanya kenaikan tersebut maka melanjutkan tren penguatan rupiah, dimana perdagangan lalu rupiah ditutup menguat 0,11 persen ke posisi Rp18.060 per dolar AS.
Pasar kini cenderung melakukan aksi jual pada aset berdenominasi dolar AS. Dimana kondisi tersebut mampu membuka ruang penguatan untuk rupiah.
Usai data harga produsen Amerika Serikat (AS) dirilis lebih rendah dari perkiraan, dolar AS terpantau melemah.
Meski begitu pasar memperhatikan perkembangan terbaru dari Iran dan AS. Dimana ketegangan lalu meningkat menjadikan harga minyak masih bertahan di level tertinggi sebulan terakhir.
Sementara itu, Bank Indonesia berkomitmen dalam melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah, dimana BI sudah masuk ke pasar Non-Deliverable Forward di luar negeri atau offshore sejak bulan April tahun ini.
Nofisari Rahayuningtyas
