KabarMakassar.com – RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba menggelar sosialisasi pelatihan kesiapsiagaan darurat rumah sakit untuk merespons henti jantung dan henti napas yang berlangsung di Aula Pertemuan IGD Lantai III, Rabu (10/6).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik, Penunjang Medik dan Keperawatan, dr. Rismayanti Waris, M.Kes., Sp.GK, Kepala Bidang Keperawatan, St. Daharia ,SKM.M.Kes Kepala Bidang Pengembangan SDM, Penelitian dan Pengembangan, dr.Andi Marla Susyanti Akbar,M.Tr.Adm.Ked serta menghadirkan dr. Muliawan Mubarak sebagai pemateri.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, dr. Rismayanti Waris menyampaikan bahwa pelatihan kesiapsiagaan darurat merupakan kegiatan yang sangat penting untuk diikuti oleh seluruh unsur sumber daya manusia di rumah sakit.
Menurutnya, kemampuan merespons kondisi kegawatdaruratan seperti henti jantung dan henti napas secara cepat dan tepat merupakan faktor utama dalam upaya penyelamatan pasien.
“Setiap petugas di lingkungan rumah sakit memiliki peran penting dalam rantai penyelamatan pasien. Oleh karena itu, pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi henti jantung maupun henti napas perlu dimiliki dan terus ditingkatkan melalui pelatihan seperti ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh peserta dalam menghadapi kondisi darurat serta memperkuat koordinasi antarprofesi demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkualitas.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. Muliawan Mubarak. Dalam materinya, ia menjelaskan berbagai aspek penting terkait penanganan kegawatdaruratan, mulai dari pengenalan dini tanda-tanda henti jantung dan henti napas, prosedur aktivasi bantuan, hingga langkah-langkah penanganan awal yang harus dilakukan sesuai standar pelayanan kegawatdaruratan rumah sakit.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 149 peserta yang terdiri atas koordinator ruangan perawatan, staf perawat, petugas keamanan (satpam), serta petugas cleaning service. Keterlibatan berbagai unsur tenaga pendukung rumah sakit diharapkan dapat menciptakan budaya keselamatan dan kesiapsiagaan yang menyeluruh di lingkungan RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba.
Melalui kegiatan ini, RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba terus berkomitmen meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan memperkuat sistem respons kegawatdaruratan guna memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.














