KabarMakassar.com — Daun genjer mungkin memang tak sepopuler kangkung, bayam, atau sawi yang sering dibuat masakan dan dikonsumsi sehari-hari.
Daun genjer adalah sejenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Biasanya ditemukan bersama-sama dengan eceng gondok.
Sama seperti enceng gondok, tumbuhan ini dapat menjadi gulma sawah yang serius jika tidak ditangani segera. Tapi, jangan khawatir, daun genjer sawah dapat dikonsumsi loh.
Genjer sawah dapat diolah menjadi sayur loh. Kali ini Kabar Makassar akan berbagi cara membuat lawa' genjer sawah.
Bahan
1. Daun genjer sawah 1 ikat
2. Kelapa setengah tua (Parut)
3. Bawang merah 3 siung dan bawang putih 2 siung (haluskan)
4. Cabe rawit sesuai selera (haluskan)
5. Tomat 1 buah (potong-potong)
6. Garam
7. Penyedap
8. Minyak goreng
7. Jeruk Nipis
Cara membuat
1. Pitong daun genjer sesuai selera
2. Cuci bersih
3. Rebus hingga daun genjer layu, angkat kemudin tiriskan. Sisihkan.
4. Panaskan pan, kemudian masukkan minyak goreng secukupnya.
5. Tumis semua bumbu halus hingga wangi
6. Masukkan kelapa parut oseng hingga kelapa berubah warna kecokelatan. (Sangrai kelapa parut dengan menggunakan api kecil hingga sedang. Selama proses sangrai pastikan untuk tidak berhenti mengoseng agar tidak ada kelapa yang gosong).
7. Masukkan daun genjer yang sudah ditiriskan. Aduk hingga kelapa dan genjer tercampur rata.
8. Masukkan garam dan penyedap. Koreksi rasa. Matikan kompor.
9. Tuang ke wadah, tambahkan perasan jeruk nipis.
10. Lawa' genjer siap dihidangkan dan disantap.
Untuk diketahui, daun genjer mengandung banyak gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, serat, kalsium, fosfor, zat besi, kalium, natrium, magnesium, zinc, tembaga, karoten, dan vitamin C.
Bukan hanya itu, baik bunga maupun daun genjer memiliki antioksidan, seperti polifenol, kardenolin, dan flavonoid.













