kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Relokasi PKL di Makassar Jelang Ramadan Dinilai Abaikan Ekonomi Rakyat

Relokasi PKL di Makassar Jelang Ramadan Dinilai Abaikan Ekonomi Rakyat
Suasana Relokasi PKL di Makassar (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Ketua Komite Eksekutif (Exco) Partai Buruh Provinsi Sulawesi Selatan, Rianto, menilai langkah pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah titik di Kota Makassar dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat kecil yang tengah tertekan jelang Ramadan.

Ia menyebut momentum menjelang bulan puasa atau Ramadan justru menjadi masa krusial bagi PKL untuk meningkatkan penghasilan, sehingga relokasi dinilai berpotensi memukul keberlangsungan usaha mereka.

“Situasi ekonomi rakyat hari ini lagi kurang bagus, apalagi mendekati bulan Ramadan. Mereka berjualan untuk kebutuhan perut, jadi harusnya dibina, bukan dibinasakan,” ujar Rianto, Rabu (04/02).

Rianto menilai kebijakan relokasi jelang Ramadan seharusnya ditinjau ulang agar tidak mengabaikan aspek ekonomi rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas jual beli musiman selama bulan puasa.

“Ini Ramadan beberapa pedangan bergantung hidup dibulan ini, kalau ditertibkan sekarang bagaimana mereka (PKL) memenuhi kebutuhan selama Ramadan, darimana sumber ekonominya sedangkan lokasi yang disiapkan tidak layak,” tegasnya.

Menurutnya, penataan yang dilakukan saat ini terkesan memaksakan pemindahan tanpa memastikan kesiapan lokasi pengganti maupun jaminan keberlanjutan pendapatan pedagang.

“Tidak ada relokasi kalau mereka tidak punya penghasilan. Harusnya dikasih tempat yang layak untuk berdagang,” tegasnya.

error: Content is protected !!