KabarMakassar.com — Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SRMI) melakukan unjuk rasa di Flyover, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Senin (21/03).
Aksi unjuk rasa yang dilakukan memprotes kenaikan bahan pokok dan pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan yang diambil Pemerintah Pusat, Rabu 16 Maret 2022 lalu.
Pantauan di lapangan, ratusan Ibu-ibu mengenakan kaos berwarna merah dan membawa sejumlah peralatan masak seperti wajan dan panci.
Aksi unjuk rasa tersebut digelar dengan menyampaikan tuntutan dan orasi ilmiah.
Salah satu massa aksi, Rusni menyebut pihaknya menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Gubernur Sulsel untuk menurunkan bahan pokok.
Menurutnya kenaikan sejumlah bahan pokok dan kelangkaan minyak goreng membuat para Ibu-ibu menjerit dan kewalahan dalam mengelola ketersediaan makanan untuk keluarga.
"Kami menuntut DPRD Sulsel dan gubernur untuk menurunkan harga sembako dan minyak yang sekarang harganya tinggi sekali, kasihan anak-anak kami mau makan apa kalau mahal begitu," ungkapnya.
Selain itu pihaknya berharap pemerintah dapat segera memberikan kebijakan yang mendukung dan mensejahterakan masyarakat terutama dengan menurunkan harga bahan pokok yang tinggi.
"Pasti kami harapannya bagaimana pemerintah bisa turunkan harga sembako ini karena kalau begini terus bisa-bisa kami tidak makan karena mahal," pungkasnya.













