KabarMakassar.com — Ratusan orang buruh dan anggota serikat pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (07/07).
Ratusan personel kepolisian disiagakan guna mengantisipasi gangguan keamanan selama jalannya aksi yang berpusat di Kecamatan Polongbangkeng Utara.
Koordinator aksi, Pradana, menyampaikan orasinya dari atas mobil komando. Ia menuntut BPN memberikan klarifikasi serta solusi atas persoalan tanah di wilayah Palleko, yang menurutnya masih belum ada kejelasan hukum.
“Kami datang untuk meminta keadilan. Masalah tanah ini sudah terlalu lama mengambang. Kami minta Kepala Kantor Pertanahan untuk menemui kami dan memberi kepastian hukum,” teriak Prradana dalam orasinya.
Merespons tuntutan massa, Kepala Kantor BPN Takalar, Irfan Thamrin, akhirnya keluar dan menemui langsung para pengunjuk rasa.
Ia menyampaikan komitmennya untuk turun langsung ke lapangan guna mengecek lokasi yang menjadi sengketa.
“Kami akan meninjau langsung lokasi sesuai jadwal yang akan ditetapkan, dengan pengawasan dari pihak kepolisian, TNI, dan kejaksaan,” jelas Irfan Thamrin.
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung kondusif setelah pihak BPN menyatakan kesediaannya untuk berdialog dan menyelesaikan persoalan secara terbuka.
