KabarMakassar.com – Puskesmas Bululoe, menunjukkan komitmennya dalam mendukung inovasi kesehatan daerah Kabupaten Jeneponto, dengan menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan pembekalan bagi remaja dalam program inovasi Jaring Smart.
Kegiatan yang dilaksanakan di UPT Puskesmas Bululoe, Kecamatan Turatea ini dihadiri oleh lima orang remaja yang ditunjuk sebagai duta kesehatan Desa Bululoe.
Inovasi Jaring Smart merupakan program inovatif dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto dan diresmikan oleh Bupati Jeneponto Drs. H. Iksan Iskandar, pada bulan September 2021.
Program ini bertujuan menjaring remaja yang peduli terhadap isu kesehatan untuk dijadikan agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Para remaja ini nantinya akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan kesehatan seperti Posyandu, pemberian tablet FE, kelas ibu hamil dan balita, serta program prioritas lainnya, khususnya pencegahan dan penanggulangan stunting.
Kepala Puskesmas Bululoe, Alim Bachri, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam menyukseskan Jaring Smart di wilayah kerjanya.
“Kami berharap para remaja ini dapat menjadi mitra tenaga kesehatan dalam pelaksanaan program-program kesehatan di Desa Bululoe. Peran aktif mereka diharapkan dapat mendorong peningkatan capaian program, terutama yang berkaitan dengan pencegahan stunting, kematian ibu dan bayi, serta gizi buruk,” ujarnya saat membuka kegiatan, Selasa (27/05).
Dalam kegiatan ini, para remaja mendapatkan pembekalan langsung dari beberapa penanggung jawab program/guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka sebelum terjun membantu kegiatan di lapangan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Puskesmas Bululoe berharap para remaja duta kesehatan ini dapat menjadi motor penggerak perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap kualitas kesehatan di wilayah Desa Bululoe khususnya, dan Kabupaten Jeneponto pada umumnya.
