KabarMakassar.com – Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan Darmawangsyah Muin mengingatkan seluruh kader, khususnya anggota legislatif Gerindra, agar tidak terlena dengan posisi dan kursi yang saat ini mereka miliki.
Menurutnya, kemenangan politik yang telah diraih Gerindra bukan alasan bagi kader untuk mengendurkan perjuangan.
Sebaliknya, posisi partai yang kini memiliki kekuasaan di tingkat nasional harus dibarengi dengan kerja keras untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Darmawangsyah saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) DPD Gerindra Sulsel di Hotel Arthama, Jalan Haji Bau, Makassar, Rabu (02/09).
Darmawangsyah secara khusus meminta para anggota DPRD Gerindra mulai mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik berikutnya sejak jauh hari.
“Jangan terlalu terlena dengan kursi empuk itu,” kata Darmawangsyah.
Ia menyebut anggota legislatif yang ingin mempertahankan maupun meningkatkan jenjang politiknya harus mulai bekerja sejak sekarang. Menurutnya, persiapan tidak bisa dilakukan secara instan menjelang Pemilu.
“Yang mau maju DPR RI itu harus dikerja tiga tahun sebelumnya. Kalau yang bertahan mau di DPR provinsi, ya dua tahun sebelumnya,” ujarnya.
Darmawangsyah menegaskan, kemenangan Gerindra pada kontestasi sebelumnya tidak boleh membuat kader merasa perjuangan telah selesai.
Terlebih, Gerindra kini menjadi partai penguasa dengan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia. Kondisi tersebut, kata dia, justru menjadi tantangan bagi seluruh kader untuk semakin membuktikan kinerja kepada masyarakat.
“Jangan mentang-mentang kita sudah menang di eksekutif, kita punya presiden, tetapi berpikir bahwa ini sudah selesai. Tidak,” tegasnya.
Ia meminta para legislator Gerindra terus turun ke masyarakat dan menunjukkan bahwa keberadaan mereka benar-benar memberikan manfaat bagi konstituen.
“Semakin kita sebagai partai yang sekarang mempunyai pimpinan tertinggi di negara ini, semakin kita harus memperlihatkan ke masyarakat dan meyakinkan masyarakat bahwa mereka tidak akan salah pilih,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Darmawangsyah juga menekankan pentingnya loyalitas terhadap partai. Ia mengatakan setiap kader harus menempatkan perintah dan kepentingan partai sebagai bagian penting dari perjuangan politik.
Ia bahkan mengungkapkan pengalamannya ketika ditugaskan partai untuk maju sebagai Wakil Bupati Gowa. Meski sempat merasa kecewa karena mendapat posisi tersebut, sementara sejumlah kader lain memperoleh rekomendasi sebagai calon bupati, Darmawangsyah mengaku tidak pernah berpikir untuk meninggalkan Gerindra.
“Kecewa? Pasti. Tetapi apakah saya akan meninggalkan Gerindra? Tidak akan,” ujarnya.
Ia menegaskan loyalitasnya kepada Gerindra tidak berubah meski keputusan partai tidak selalu sesuai dengan keinginan pribadi.
“Bagi saya, perintah partai di atas segala-galanya,” tegasnya.
Darmawangsyah juga mengingatkan anggota DPRD Gerindra agar tidak mengesampingkan kepentingan partai ketika mendapatkan tugas politik.
Menurutnya, keberadaan para legislator di DPRD tidak terlepas dari dukungan dan perjuangan partai.
“Salah kita pada saat ada panggilan partai kemudian tugas yang lain lebih diutamakan daripada panggilan partai itu sendiri,” katanya.
Sementara itu, Bimtek DPD Gerindra Sulsel digelar untuk memperkuat kapasitas para legislator, khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai anggota DPRD.
Materi yang diberikan mencakup pengelolaan media sosial, pengelolaan keuangan dan aset daerah, serta pendalaman fungsi pengawasan DPRD.
Darmawangsyah mengatakan materi tersebut sengaja dipertajam agar para legislator Gerindra semakin memahami kewenangan sekaligus tanggung jawabnya.
“Selain pendalaman materi dan penajaman tugas dan kewenangan mereka, kita juga sekaligus bersilaturahmi,” ujarnya.
Bimtek tersebut diikuti 115 dari total 116 anggota DPRD Fraksi Gerindra se-Sulsel.
Selain meningkatkan kapasitas legislator, kegiatan itu juga menjadi momentum bagi DPD Gerindra Sulsel untuk mengevaluasi kondisi kader di masing-masing daerah serta memastikan mesin partai tetap bergerak.
Darmawangsyah turut mengingatkan para legislator agar tetap tangguh menghadapi kondisi keuangan daerah yang saat ini berada dalam tekanan akibat kebijakan efisiensi.
Ia meminta situasi tersebut tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mengingatkan untuk terus tangguh, terus menjaga integritas dari seluruh anggota DPR kami untuk terus menghadapi kondisi-kondisi ini, tetapi tanpa mengurangi daya juang dan pelayanan mereka ke masyarakat yang mereka wakili,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, Andi Tenri Indah, Andi Nirawati, Firmina Tallulembang dan sejumlah legislator Gerindra lainnya.













