KabarMakassar.com — Bimbingan teknis terkait manajemen event daerah terus digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, di Sulsel Kemenparekraf berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprov Sulsel membuat pelatihan kepada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota.
Sekertaris Dinas Budpar Sulsel, Devi Khadafi menyebut, kegiatan ini memungkinkan para ASN berperan aktif menjadi pelaku event organizer (EO) pada setiap agenda wisata di daerah masing-masing.
“Jadi supaya ada standarnya. Kalau memang skalanya kabupaten seperti apa, provinsi hingga tingkat nasional. Kita tidak menginginkan event yang promosi nya besar tapi eksekusi di lapangan tidak maksimal sehingga tidak memberikan nilai tambah pada destinasi wisata,” kata Devo sapaan akrabnya usai membuka acara, Rabu, (13/10).
Bimbingan teknis (Bimtek) Manajemen Event Daerah ini berlangsung selama tiga hari, yakni dari 13-15 Oktober di Hotel Gammara Makassar.
Kata Devo, pihaknha memberikan pemahaman modul seragam terkait standardisasi event daerah agar penyelenggaraan event di Sulsel terarah.
“Modulnya disusun oleh Kementerian Pariwisata RI dan telah di laksanakan hampir semua Provinsi, alhamdulillah Sulsel mendapatkan 3 gelombang. Saat ini ada 8 kabupaten yang kami bimbing untuk gelombang pertama,” ucapnya.
Lebih lanjut, Devo sapaan akrab Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel ini mengatakan semua event skala Kabupaten, Provinsi hingga nasional punya satu standardisasi dari Kementerian.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran, Teken mengatakan bimtek ini diharapkan dapat membuka wawasan para peserta dalam membuat event di daerah masing-masing.
“Kami harap peserta betul mengikuti kegiatan ini. Juga kami laporkan sesuai target Kementrian setiap provinsi 50 peserta manajemen event. Para peserta mendapat materi dari praktisi event yang sangat mumpuni,” ucapnya.