KabarMakassar.com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus menunjukkan kiprahnya sebagai partai yang tidak hanya hadir di masa pemilu.
Melalui kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah, para kader PSI rutin turun ke masyarakat untuk berbagi dan mempererat kedekatan dengan warga.
Kegiatan tersebut kembali digelar, di Desa Mattunru-turue (Tansie), Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Jumat (31/10).
Sejumlah kader PSI dengan mengenakan kaos berlogo partai menyusuri lorong dan rumah warga, membagikan bantuan sekaligus menyapa masyarakat secara langsung.
Kader PSI Sulsel Pinrang, Mulka Mantasari Anjas, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang selalu menyambut hangat setiap kegiatan yang dilakukan.
“Masyarakat sangat senang dan bahagia dengan apa yang dilakukan PSI Sulsel di bawah kendali Muammar Ferirae Gandi. Semua masyarakat kompak dan merasa dekat dengan PSI,” ujar Mulka.
Ia menegaskan, kegiatan semacam ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bentuk nyata semangat solidaritas yang menjadi identitas partai.
Menurutnya, PSI menjadi satu-satunya partai yang tetap konsisten turun langsung ke masyarakat tanpa menunggu momentum politik.
“Kata masyarakat, hanya PSI Sulsel yang terus hadir dan berbagi tanpa melihat tahun politik. Ini bukti bahwa PSI bukan hanya berbicara soal kekuasaan, tetapi soal kepedulian,” tambahnya.
Gerakan Jumat Berkah telah berlangsung secara rutin di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Aksi ini tidak hanya berfokus pada pembagian bantuan, tetapi juga menjadi wadah untuk mendengar aspirasi warga dan memperkuat jaringan solidaritas sosial di tingkat akar rumput.
Di tengah situasi ekonomi yang masih menantang, kehadiran kader PSI di lapangan menjadi bentuk nyata politik yang berpihak pada kemanusiaan. Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menghadirkan semangat baru tentang partai politik yang bisa menyentuh kehidupan sehari-hari, bukan hanya hadir di baliho atau masa kampanye.
Melalui aksi sederhana namun konsisten, PSI Sulsel berupaya menegaskan peran partai sebagai pelayan publik dekat, terbuka, dan hadir di tengah rakyat.














