KabarMakassar.com — Anggota DPR RI, Hamka B Kady mengungkapkan kelanjutan dari transportasi publik kereta api di Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Kereta api itu master plannya adalah kereta api lintas Sulawesi. Itu jangka panjangnya,” ujar Hamka pada Kamis (15/05).
Ia menyebut jika rute kereta api tersebut mulai dari Makassar sampai dengan Mamuju. Kemudian mulai lagi dari Manado ke Bitung.
“Tetapi, karena anggarannya cukup besar memerlukan investasi yang besar, itu tentu tidak bisa secara serta-merta, tentu dibangun tahap demi tahap,” ucapnya.
“Mudah-mudahan, Danantara yang sudah berdiri ini mampu melihat itu dan mencarikan investor yang bisa membangun kereta api trans Sulawesi itu karena memerlukan pembiayaan yang besar,” sambungnya.
Ia menilai apabila menggantungkan biaya ke APBN maka hal tersebut mungkin tidak dapat dilakukan, mengingat jumlah dan anggaran yang cukup besar.
“Sedangkan kemampuannya sedikit demi sedikit seperti kejadian sekarang,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan terdapat sekitar Rp10 triliun biaya yang telah dikeluarkan untuk kereta api tersebut, dimana rute kereta api hingga saat ini sampai di Kabupaten Barru.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa meskipun jalur kereta api di Sulawesi Selatan belum sepadat di Pulau Jawa, moda transportasi ini tetap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik.
Dudy juga menyoroti kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini. Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan serta pemerintah kota dan kabupaten sudah cukup memadai.
“Jadi insya Allah sepertinya Pak Gubernur dan aparat sudah bersiap mudik lebaran,” tukasnya, Rabu (19/03).
Selain membahas peran kereta api sebagai alternatif transportasi mudik, Dudy juga menyinggung kelanjutan proyek kereta api yang sempat terdampak efisiensi anggaran.
“Intinya bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti, dan kita membuka seluas-luasnya kepada swasta apabila ingin berpartisipasi dalam kegiatan infrastruktur,” terangnya.
Lebih jauh disampaikan, Menhub Dudy dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman akan membahas kelanjutan terbaik untuk kereta api.
“Seperti jalur kereta tadi kami sudah sampaikan ke Pak Gubernur, kita duduk lagi kira-kira untuk kelanjutan sepeti apa jalan tengahnya atau jalan terbaiknya, yang paling utama adalah kita harus melanjutkan proyek tersebut di tengah efisiensi,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa segala opsi yang memungkinkan dibuka untuk melanjutkan proyek tersebut.













