KabarMakassar.com — Timnas Perancis memastikan langkah mulus ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menutup fase Grup I sebagai juara grup.
Les Bleus mengamankan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Norwegia di Stadion Boston, Sabtu (27/6) dini hari WIB, sekaligus menyapu bersih tiga pertandingan dengan hasil sempurna.
Perancis tampil dominan sejak menit awal. Ousmane Dembele menjadi bintang kemenangan lewat torehan hattrick yang dicetak pada menit ke-7, 20, dan 32. Satu gol tambahan Les Bleus lahir pada masa injury time melalui Desire Doue pada menit ke-90+4.
Norwegia hanya mampu membalas sekali lewat gol Thelo Aasgaard pada menit ke-21. Tim berjuluk The Vikings sebenarnya memiliki peluang memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti Jorgen Strand Larsen pada menit ke-50, namun eksekusi tersebut berhasil digagalkan kiper Mike Maignan.
Sepanjang pertandingan, Perancis menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 57 persen, berbanding 43 persen milik Norwegia. Les Bleus juga lebih agresif dengan melepaskan 18 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran. Sementara Norwegia hanya mampu mencatatkan 10 percobaan dengan empat yang mengarah ke gawang.
Kemenangan tersebut memastikan Perancis finis di puncak klasemen Grup I dengan koleksi sembilan poin dari tiga kemenangan beruntun.
Sebelumnya, Les Bleus juga sukses mengalahkan Senegal 3-1 dan Irak 3-0.
Sebagai juara grup, Perancis akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup D, F, atau G pada babak 32 besar. Calon lawan yang berpeluang dihadapi antara lain Paraguay, Swedia, atau Belgia.
Di sisi lain, Norwegia tetap melaju ke fase gugur sebagai runner-up Grup I dengan raihan enam poin. Tim asuhan The Vikings sebelumnya membukukan kemenangan atas Senegal (3-2) dan Irak (4-1), sebelum akhirnya takluk dari Perancis. Pada babak 32 besar, Norwegia dijadwalkan menghadapi runner-up Grup E, Pantai Gading.
Penampilan Dembele juga mencatatkan rekor tersendiri. Penyerang Perancis itu membukukan hattrick hanya dalam 32 menit pertandingan, lebih cepat dibanding catatan Lionel Messi saat mencetak tiga gol ke gawang Aljazair maupun Jonathan David bersama Kanada yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan hattricknya.













