KabarMakassar.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Rindingallo melakukan monitoring dan pengamanan tradisi adat Ma’nene di Balle, Lingkungan Tanga Tondok, Kelurahan Pangala, Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (29/08).
Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Rindingallo, AKP Yosep Randanan. Sejumlah personel disiagakan di lokasi untuk memastikan rangkaian ritual adat tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran aparat kepolisian juga untuk mengantisipasi kepadatan masyarakat dan kendaraan yang meningkat selama pelaksanaan prosesi adat.
Petugas mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik akses menuju lokasi kegiatan. Selain itu, personel ditempatkan di titik-titik yang dinilai rawan untuk memantau pergerakan masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ma’nene merupakan ritual adat masyarakat Toraja yang dilakukan dengan mengeluarkan jenazah leluhur dari makam untuk dibersihkan dan dikenakan pakaian baru. Tradisi ini menjadi salah satu bentuk penghormatan keluarga kepada leluhur.
Dalam pelaksanaannya di Pangala’, kegiatan turut dihadiri sejumlah tamu undangan sehingga aktivitas masyarakat dan volume kendaraan di sekitar lokasi meningkat.
Kapolsek Rindingallo AKP Yosep Randanan mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian sekaligus dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun tamu undangan yang hadir, sekaligus mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi. Kami berkomitmen menjaga agar setiap kegiatan adat di Rindingallo dapat berlangsung khidmat dan kondusif tanpa ada gangguan Kamtibmas,” ujarnya.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di lokasi dilaporkan berlangsung aman dan kondusif.
Kesiapsiagaan personel Polsek Rindingallo juga mendapat apresiasi dari masyarakat dan pihak keluarga penyelenggara yang turut terlibat dalam pelaksanaan ritual adat tersebut.













