KabarMakassar.com — Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tubo Bersatu menggelar aksi damai menolak rencana aktivitas tambang pasir di Sungai Tubo, Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Jumat (16/05).
Aksi ini merupakan pernyataan sikap masyarakat yang menolak rencana aktivitas tambang pasir di Sungai Tubo. Massa yang tergabung dalam aliansi tersebut menyuarakan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan sosial yang mungkin timbul akibat penambangan.
Untuk menjamin kelancaran dan keamanan aksi, personel Polres Majene diterjunkan melakukan pengamanan di lokasi unjuk rasa. Petugas memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.
Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin melalui Kapolsek Sendana Iptu Ashari menyampaikan bahwa Polri tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan aksi.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman. Selama aksi berlangsung, kami tetap menjunjung tinggi prinsip demokrasi dan hak masyarakat untuk berpendapat,” ujar Iptu Ashari
Ia juga menambahkan, pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi terkait isu tambang pasir di wilayah tersebut dan siap memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan pihak terkait agar solusi terbaik dapat ditemukan.
Aksi unjuk rasa berjalan dengan damai dan tertib hingga selesai. Pihak aliansi pun menyampaikan apresiasi atas pengamanan yang dilakukan Polres Majene yang menjaga suasana tetap kondusif.













